Palembang: Pasangan calon Gubernur Sumatra Selatan, Syahrial Oesman dan Helmi Yahya (Sohe) belum mau mengaku kalah, meski perhitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI) memenangkan pasangan Alex Noerdin dan Eddy Yusuf. Alasannya versi lain quick count menasbihkan Sohe sebagai pemenang.

Berbicara di Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (4/9), Syahrial Oesman mengamini bahwa memang ada beberapa versi quick count. Salah satunya memenangkan dia. “Saya sangat menyayangkan bila ada yang cepat menarik kesimpulan. Sebab ada pihak yang menyatakan kita menang,” kata Syahrial Oesman.

Sebaliknya Alex Nurdin juga membenarkan bahwa antara dia dan lawannya terdapat gesekan. Karena itu Alex mengajak pihak lawan agar kembali berislah untuk kembali membangun Sumsel. “Mari kita melupakan segala gesekan di antara kita. Saya mohon maaf jika ada kesalahan,” ucap Alex.(Metrotvnews.com)

Iklan

Dikutip dari http://www.metrotvnews.com berikut hasil Quick Count Pilkada Sumsel:

Partai Pendukung Alex Noerdin – Eddy Yusuf

Partai Golkar, Partai Demokrat, PBB, PAN, PBR, dan PNBK

Partai Pendukung Syahrial Oesman – Helmi Yahya

PDIP, PPP, PKS dan 12 Parpol yang tergabung dalam Forum Partai Politik Bersatu Sriwijaya (FPPBS) yakni PKPB, PDS, PNI Marhaen, PSI, Partai Merdeka, Partai Pelopor, PPDK, PPDI, PBSB, PKPI dan PPD.

Pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Alex Noerdin-Eddy Yusuf, memenangi pemilihan kepala daerah gubernur Sumatra Selatan. Pasangan nomor urut satu ini meraih 52,48 persen suara. Kemenangan ini bukan versi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Selatan, tapi versi perhitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Di tempat kedua, pasangan nomor dua, Syahrial Oesman-Helmi Yahya, meraih suara 47,52 persen. Perolehan suara cukup ketat. Alex memenangi di sejumlah daerah pemilihan. Bahkan, di daerah-daerah yang menurut survei Alex perolehan tidak tinggi justru menyalip perolehan pangan Syahrial Oesman-Helmi Yahya. Dari data KPU Sumatra Selatan, sebanyak 5.890.536 daftar pemilih tetap yang tersebar di 15 kabupaten/kota berhak mengikuti pemilihan. (Sumber: Metro TV)

Sekaranglah saatnya membuktikan janji-janji politik yang telah disampaikan saat kampanye. Jangan janji hanya tinggal janji. Semoga pemenang bisa membawa manfaat bagi rakyatnya.