Tak ada konflik yang sedemikian menguras tenaga, emosi, dan mengorbankan jiwa-jiwa tak berdosa sebagaimana perang antara Israel dan Palestina. Berlembar-lembar resolusi digaungkan, bertahun-tahun perbincangan damai di meja perundingan, rezim silih berganti. Usaha untuk mewujudkan mimpi tanah Palestina yang damai dan berdaulat tak pernah kurang. Pertempuran di Jalur Gaza menjelang tutup tahun 2008 itu membuktikan sekali lagi bagaimana damai adalah sebuah titik yang hampir tak terlihat dalam peta konflik Timur Tengah.

Berikut catatan tahun-tahun bersejarah dan bersimbah darah sejak Israel dan Palestina membangun mimpi menjadi negara yang berdaulat. (lebih…)

Iklan

Omong kosong Israel bilang mau menghabisi Hamas. Di Libanon, pada 2006, mereka juga bilang mau menghabisi Hizbullah. Namun, setelah meriam tank-tank Ma’rev dibungkam oleh perlawanan Hizbullah, Israel terpaksa mengakui bahwa Hizbullah tidak bisa dibasmi. Seperti halnya dengan Hizbullah, Hamas pun tak mungkin dihabisi.

Sudah lebih dari sepuluh tahun Israel melakukan operasi pembunuhan pimpinan garis keras Palestina. Puluhan komandan pasukan gerilya Palestina mati, tapi ratusan sukarelawan berebut menawarkan diri untuk dilatih mengisi lowongan yang ditinggalkan mereka yang dibantai. Sepuluh dibunuh, seratus yang maju. Politik basmi yang ditujukan pada gerakan yang didukung rakyat adalah pengantar ke jalan buntu. (lebih…)

Menjelang tahun baru Islam, umat Islam berduka. Rezim Zionis Israel hari ini, Sabtu (27/12) melakukan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza.

Rezim penjajah itu mengerahkan pesawat-pesawat tempur jenis F-16 dan helikopter-helikopter Apache-nya dan membantai warga Gaza yang sudah tak berdaya setelah selama  setahun lebih diblokade oleh Israel.

Laporan Press TV menyebutkan, akibat serangan brutal itu, dalam waktu singkat 180 warga Palestina di Gaza gugur syahid (data terakhir menyebutkan 300 orang syahid) dan 800 orang lainnya luka-luka. Dan,  jumlah yang syahid dan luka akan terus bertambah. (lebih…)