Tak ada konflik yang sedemikian menguras tenaga, emosi, dan mengorbankan jiwa-jiwa tak berdosa sebagaimana perang antara Israel dan Palestina. Berlembar-lembar resolusi digaungkan, bertahun-tahun perbincangan damai di meja perundingan, rezim silih berganti. Usaha untuk mewujudkan mimpi tanah Palestina yang damai dan berdaulat tak pernah kurang. Pertempuran di Jalur Gaza menjelang tutup tahun 2008 itu membuktikan sekali lagi bagaimana damai adalah sebuah titik yang hampir tak terlihat dalam peta konflik Timur Tengah.

Berikut catatan tahun-tahun bersejarah dan bersimbah darah sejak Israel dan Palestina membangun mimpi menjadi negara yang berdaulat. (lebih…)

Iklan

Omong kosong Israel bilang mau menghabisi Hamas. Di Libanon, pada 2006, mereka juga bilang mau menghabisi Hizbullah. Namun, setelah meriam tank-tank Ma’rev dibungkam oleh perlawanan Hizbullah, Israel terpaksa mengakui bahwa Hizbullah tidak bisa dibasmi. Seperti halnya dengan Hizbullah, Hamas pun tak mungkin dihabisi.

Sudah lebih dari sepuluh tahun Israel melakukan operasi pembunuhan pimpinan garis keras Palestina. Puluhan komandan pasukan gerilya Palestina mati, tapi ratusan sukarelawan berebut menawarkan diri untuk dilatih mengisi lowongan yang ditinggalkan mereka yang dibantai. Sepuluh dibunuh, seratus yang maju. Politik basmi yang ditujukan pada gerakan yang didukung rakyat adalah pengantar ke jalan buntu. (lebih…)