Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berusaha menggelar film Laskar Pelangi lewat layar tancap untuk mengobati kekecewaan masyarakat setempat yang tidak bisa memenuhi keinginannya menonton film asal daerahnya sendiri. Sebab, di sana tak ada bioskop sekelas 21 atau Blitz Megaplex.

“Kami sudah mendapat dukungan lisan dari Gubernur Babel, Eko Maulana Ali, untuk menggelar layar tancap dalam bentuk nonton bareng. Namun mengenai jadwalnya belum bisa dipastikan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Babel, Yan Megawandi, di Pangkalpinang, Kamis (16/10). Menurut dia, pihak produser sudah menyatakan setuju pemutaran film Laskar Pelangi itu dan sedang berusaha mencari tempat representatif yang memungkinkan digelarnya kegiatan nonton bareng itu.

Menurut dia, masyarakat Babel banyak yang kecewa karena tidak bisa menontong film Laskar Pelangi yang sudah diputar lewat layar lebar di berbagai kota di Indonesia. Ia mengatakan film ini sudah ditonton Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan jutaan masyarakat Indonesia, tapi masa masyarakat Babel belum menonton film yang berlatar daerah sendiri hanya karena enggak ada bioskop.

Yan mengatakan, film Laskar Pelangi memiliki nilai pendidikan yang patut dicontoh, karena menceritakan semangat anak-anak Pulau Belitung dalam menuntut ilmu dalam situasi kesulitan yang cukup menekan.  Selain itu, nama Babel menjadi semakin terkenal di Indonesia berkat film Laskar Pelangi. Demikian juga keindahan pariwisata di Belitung dipromosikan melalui visual film tersebut yang mengundang minat wisatawan berkunjung ke Babel.

Sementara itu, Dewi,salah seorang pelajar SMA 4 Pangkalpinang, menyambut gembira rencana pemerintah provinsi menayangkan film Laskar Pelangi melalui layar tancap.  “Awalnya saya kecewa karena sebagai masyarakat Babel tidak bisa menonton film tersebut, namun sekarang saya gembira sudah ada keinginan pemerintah provinsi menayangkan film yang kami nanti-nantikan itu,”ujarnya.

Menurut dia, adanya pemutaran film itu diharapkan memberikan inspirasi dan memotivasi untuk menambah semangat belajar kami yang tidak lama lagi akan mengikuti ujian nasional. “Saya tunggu lah pemutaran film Laskar Pelangi itu dan saya akan ajak teman-teman untuk nonton bareng,”ujarnya.(kompas)

Iklan

Bahasa Melayu adalah sebuah bahasa Austronesia dan mempunyai kaitan yang rapat dengan bahasa-bahasa etnik lain yang dituturkan di Nusantara. Bahasa ini dituturkan di seluruh Kepulauan Melayu Nusantara yang antaranya di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Selatan Thailand, Selatan Filipina malah sehingga Pulau Christmas di Australia. Bahasa Melayu juga pernah menjadi bahasa lingua franca pada kemuncak Kesultanan Melayu Melaka. Sejak kebelakangan ini kepentingan Bahasa Melayu semakin disedari oleh masyarakat di dunia. (Wikipedia)

Selain memiliki bahasa, Melayu juga memiliki tulisan yang disebut dengan Arab Melayu (sebutan oleh masyarakat Melayu Riau). Di tempat lain, tulisan Melayu ini disebut dengan Arab Jawi atau sejenisnya.

Arab Melayu atau Arab Jawi merupakan bahasa Melayu tetapi ditulis dengan huruf Arab (Hijaiyah). Sepert \i huruf  ‘A’ menggunakan huruf ‘Alif’, hurub ‘B’ menggunakan ‘ba”. Selain itu karena huruf Arab tidak memiliki beberapa huruf G, C, dan X, maka huruf Arab dilakukan kombinasi seperti Huruf ‘Ka’ yang diberikan titik satu diatas.

Munculnya tulisan Arab Melayu adalah pengaruh masuknya agama Islam ke Nusantara dan daerah Melayu lainnya. Tulisan Arab Melayu dulunya juga pernah berjaya dimasanya dan bahkan menjadi bahasa persuratan dan perdagangan.

Berikut contoh tulisan Arab Melayu:

ايڠين تاهو تنتڠ بهاس ملايو؟ بهاس ملايو اداله سبواه بهاس اوسترونيسيا دان ممڤوڽاءي كاءيتن يڠ راڤت دڠن بهاس٢ ايتنيك لاءين يڠ دتوتوركن دنوسنتارا. بهاس اين دتوتوركن دسلوروه كڤولاون ملايو نوسنتارا يڠ انتاراڽ ايندونيسيا, مليسيا, بروني, سيڠاڤورا, سلاتن تايلند, سلاتن فيليڤينا ماله سهيڠڬا ڤولاو كريستماس داوستراليا. بهاس ملايو جوڬا ڤرنه منجادي بهاس ليڠڬوا فرنكا ڤد كمونچق كسلطانن ملايو ملاك. سجق كبلاكڠن اين كڤنتيڠن بهاس ملايو سماكين دسداري اوليه مشاركة دد