– Tersangka Lain Tunggu Giliran

PEKANBARU (Rakyat Riau) – Usai diperiksa selama tujuh jam sebagai tersangka terkait kasus penyalahgunaan APBD Inhu tahun 2005-2008 senilai Rp116 miliar. Tersangka Raja Marwan Indrasaputra, Encik Afrizal Azmi dan Zaharman, akhirnya ditahan penyidik Kejati Riau.

Tepat sekitar pukul 16.30 WIB, Kamis (11/3), tiga dari empatbelas tersangka kasus penyalahgunaan APBD Indragiri Hulu (Inhu) senilai Rp116 miliar, ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, dan langsung dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas IIA Pekanbaru.

Adapaun ketiga tersangka tersebut, yakni tersangka Raja Marwan Indrasaputra mantan Kabag Keuangan Pemkab Inhu, tersangka Encik Afrizal Azmi pemegang Kas Daerah Pemkab Inhu dan Zaharman mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Inhu.

Sementara, tersangka Azhar Effendy mantan Asisten III Setdakab Inhu tidak dilakukan penahanan dikarenakan yang bersangkutan sedang menderita stroke.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penyidik kasus penyalahgunaan APBD Inhu, Heru Chairuddin SH usai penahanan, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat penahanan juga akan dilakukan kepada tersangka lainnya.

“Para tersangka lainnya juga bakal kita tahan. Penahanan karena kita tidak ingin tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulang kembali perbuataannya,” ujar Heru.

Dijelaskan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Riau itu, tim penyidik Kejati Riau telah melayangkan surat pemanggilan terhadap tujuh orang tersangka, namun yang mengindahkan panggilan penyidik hanya empat orang tersangka. Sedangkan ketiga tersangka lainnya tidak dapat hadir dengan berbagai alasan.

“Dari tujuh tersangka yang kita panggil dari pihak eksekutif, hanya empat tersangka yang hadir. Sedangkan tiga tersangka lainnya tidak hadir dikarenakan alasan tertentu,” terang Heru sembari menjelaskan bahwa para tersangka akan dijerat pasal 2 jo pasal 3 Undang-undang No 31 tahun 1999 diperbaharui Undang-undang No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Dari pantauan Rakyat Riau, setelah diketahui dirinya ditahan, ketiga tersangka terlihat tegang dan pucat pasi. Namun, tersangka Raja Marwan Indrasaputra dan tersangka Encik Afrizal Azmi sedikit terlihat tenang dibandingkan tersangka Zaharman yang senantiasa menyembunyikan wajahnya dari jepretan kamera jurnalis.

Dengan pengawalan petugas Kejati Riau, ketiga tersangka langsung digiring ke Lapas klas II A Pekanbaru dengan mengendarai dua mobil dinas Kejaksaan. Tersangka Raja Marwan Indrasaputra ditempatkan di mobil tersendiri diapit dua petugas. Dan tersangka Encik Afrizal Azmi dan tersangka Zaharman yang dimobil terpisah.

Sebelumnya, Kejati Riau telah menetapkan empat belas orang tersangka, yakni Raja Thamsir Rachman, Marpoli, Raja Dekritman Rab, Alfian Djahara, Mulyadi Hjr, Sunardi Ibrahim, Suryani, Raja Marwan Indrasaputra, Encik Afrizal Azmi, Azhar Syam, Azhar Effendy, Zaharman, Puja Kaul Akmal, dan Warlinus.(ozy)