Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebelumnya izinkan saya mendoakan saudara-saudara saya yang ikut seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), agar sehat-sehat selalu dan berada dalam lindungan-Nya.

Dalam surat ini saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara karena memiliki niat yang tulus untuk mengabdi kepada bangsa dan negara ini, melalui cara anda sendiri, masuk menjadi PNS. Insya Allah.

Saya juga bangga dengan kegigihan saudara-saudara dalam memperjuangkan nasib, karena nasib sendiri memang harus diri sendiri yang mesti memperjuangkannya, itu hadist nabi yang saya ketahui. Saya yakin, saudara yakin dengan jalur PNS bukan hanya pengabdian kepada negeri kita tercinta ini saja yang bisa saudara lakukan, tapi juga bisa menjamin masa depan saudara.

Saya lihat di kantor-kantor pemerintahan, saya baca di Koran-koran, saya lihat di televisi dan saya dengar berita-berita di radio, saudara bersama saudara-saudara lainnya saling berdesakan melihat papan pengumuman persyaratan menjadi CPNS yang telah dibuka sejak beberapa waktu lalu. Saudara rela berdesak-desakan, saudara rela anti berjam-jam lamanya demi mendapatkan persyaratan lain di kantor kepolisian mengurus SKCK, mengurus kartu kuning. Saudara rela mendatangi kampus untuk mengurus legalisir ijazah guna melengkapi persyaratan. Saudara begitu sabar, demi masa depan. Saya begitu salut.

Di Koran-koran saya lihat begitu banyak lowongan CPNS di kantor-kantor pemerintahan, jumlahnya mencapai ribuan orang. Untuk tingkat Provinsi Riau saja, di negeri saya, tersedia sebanyak 3.038 lowongan, dan ini dilakukan secara nasional di seluruh provinsi, kabupaten dan departemen-departemen.

Jika saudara-saudara yang telah tamat sarjana, mungkin memiliki banyak harapan, walaupun saingan dari pelamar sangat banyak dan semuanya memiliki harapan yang sama. Akan tetapi, tahukah saudara kalau juga banyak saudara-saudara kita yang hanya tamatan SLTA tidak bisa mengikuti apa yang anda ikuti. Mereka tidak bisa melamar menjadi CPNS, hanya karena mereka tamat SLTA yang tidak diberi kesempatan oleh pemerintah. Padahal mereka tamat jenjang pendidikan tersebut juga karena pemerintah sendiri yang menyediakan biaya pendidikan tinggi, dan biaya kehidupan mahal.

Apakah saudara-saudara semua mengetahui jumlah pelamar pekerjaan jauh lebih banyak dari formasi yang disediakan? Saya yakin saudara menyadarinya. Bahkan jika dibuatkan perbandingan satu lowongan akan dilamar oleh seribu pelamar, sungguh sebuah ironi.

Mungkin ketika saudara-saudara bertemu dengan saya, jangan anda bertanya kenapa saya tidak mengikuti atau mengiringi jalan saudara-saudara menjadi CPNS? Jangan tanyakan itu, karena saya memang belum memiliki niat untuk menjadi PNS. Saya masih menyukai jalan saya sendiri walaupun kata banyak orang menjadi PNS ada jaminan kesejahteraan di masa tua nanti. Akan tetapi, saya memiliki keyakinan tersendiri. Saya juga yakin lowongan untuk saya menjadi PNS juga tidak ada. Kata teman saya, “hanya capek-capek melamar CPNS, karena semuanya sudah ada pemenangnya”. Kata banyak orang pembukaan pendaftaran itu hanyalah sebuah formalitas semata karena pejabat-pejabat akan memasukkan dan menjamin anak, saudara-saudaranya untuk masuk menjadi PNS.

Tapi keyakinan seseorang tentu berbeda. Saya sangat bangga dengan saudara-saudara yang begitu gigih menjadi PNS.

Melalui surat ini saya hanya memohon dan mengingatkan saudara-saudara, ketika mendaftar dan ketika lulus nanti. Berlaku jujur dan fair-lah dalam mendaftar nanti agar pemerintah benar-benar memiliki pegawai-pegawai yang benar-benar berkualitas. Janganlah anda melakukan sogok-menyogok, suap-menyuap hanya karena ingin lulus CPNS karena kata hadist nabi yang saya ketahui itu sangat dilarang oleh agama. “Orang yang menyuap dan menerima suap akan sama-sama masuk neraka”. Bahkan kata sebagian ulama, orang yang menyogok untuk masuk pegawai dan sebagainya maka gaji yang akan diterimanya selama menjadi pegawai tersebut akan selamanya haram, karena telah dimulai dengan yang haram.

Jika saudara anak pejabat dan memiliki kenalan dari keluarga pejabat, janganlah saudara mau dibackingnya atau anda minta dibacking, karena itu tidak fair. Itu kalau saudara mau.

Seandainya nanti saudara benar-benar menjadi orang terpilih menjadi PNS, saya titipkan beberapa pesan dan harapan. Jangan permainkan hati rakyat, hati kami banyak orang. Perhatikanlah nasib banyak orang, jangan melakukan korupsi baik sendiri atau secara massal. Bekerjalah secara professional bukan karena imbalan atau jabatan serta jangan berniat memperkaya diri semata.

Semoga saudara terpilih menjadi CPNS. Semoga……

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pekanbaru, Riau, 19 November 2008

Dari orang yang menitipkan harapan

Jelprison