Symantec meluncurkan Norton Antivirus 2009 dan Norton Internet Security 2009 terbarunya di Jakarta hari ini. Total ada 300 perbaikan yang dilakukan perusahaan itu pada software terbarunya.

Salah satu perbaikannya adalah soal kecepatan. Antivirus ini memakai teknologi Norton Insight yang tugasnya memindai berkas-berkas yang dicurigai mengandung virus saja. Alhasil proses pemindaian umum jadi lebih cepat. Instalasinya juga cepat, tak sampai satu menit, asal komputer sudah terhubung ke Internet untuk registrasi. Kapasitas memori yang dibutuhkannya pun hanya tujuh megabita.

Agar pemindaian makin cepat dan software langsung mengenali virus, Norton Insight didukung oleh community intelligent, yakni para pengguna Norton yang memberikan umpan balik tentang ancaman atau virus terbaru. Selain itu, ada fitur Pulse Update saban lima hingga 15 menit.

Untuk pengamanan, antivirus ini memakai pengamanan berlapis ditambah fitur SONAR yang mendeteksi virus secara real-time. “Jadi, tidak hanya bersifat reaktif, antivirus ini juga offensif, ia bisa mengenali ancaman yang akan masuk,” kata David Hall, Regional Product Marketing Manager Symantec Pasifik dan Asia Selatan.

Adapun Norton Internet Security 2009 sudah dilengkapi kemampuan mengenali situs-situs yang potensial mengantar “penyakit”. Termasuk di dalamnya mengantisipasi serangan phishing, alias situs palsu yang didesain untuk mencuri data personal.

“Sekarang motivasi para peretas komputer tak hanya ingin terkenal tapi sudah berhubungan dengan uang. Virus juga bergerak sesuai kebiasaan umum, sekarang web menjadi jendela orang melakukan macam-macam,” kata Effendy Ibrahim, Norton Business Lead Regional Asia Selatan.

Malah, kata Effendy, serangan tak lagi ditujukan kepada browser tapi sudah memasuki ranah plug-in, sektor yang tak banyak diperhatikan orang. Misalnya plug-in seperti Windows Media Player, QuickPlayer, atau Flash Player. Virus akan menginfeksi bila plug-in di-update.

Norton Antivirus dibanderol US$ 39,95 atau sekitar Rp 384 ribu. Adapun Norton Internet Security 2009 dibanderol US$ 49,95 atau sekitar Rp 480 ribu. Keduanya untuk lisensi satu komputer.

Untuk lisensi tiga komputer, Norton Antivirus 2009 dibanderol US$ 62,95 atau Rp 604 ribu. Norton Internet Security pula dibanderol US$ 69,95 atau Rp 671 ribu. (tempointeraktif)