Lingakaran Survei Indonesia (LSI) mengumumkan hasil perhitungan cepat dengan kemangan mutlak RZ-MM. Salah satu faktor kunci kemenangan RZ-MM adalah membelotkan kader dan simpatisan PD, PKS dan PDIP.

Perhitungan cepat atau qouick qount Lingkaran Survei Indonesia (LSI)dan Jaringan Isu Publik (JIP)untuk Pilkada Riau resmi berakhir. Hasilnya diumumkan dalam jumpa pers di Hotel Pangeran Pekanbaru, Senin (22/9). Hadir dalam jumpa pers tersebut Koordinator Survei LSI wilayah Riau Riki Ramadia, Direktur Riset LSI Eka Kusmayadi dan Direktur Publik Strategis JIP Fajas Estamin.

Dipaparkan dalam kesempatan tersebut, LSI dan JIP mengambil sampling 400 Tempat Pemngutan Suara (TPS) di seluruh Riau. Data terakhir yang masuk mencapai 96.80 persen atau 386 TPS dengan total suara 85.793. Dari data tersebut pasangan M Rusli Zainal-Raja Mambang Mit (RZ-MM) menang mutlak dengan mendulang 56.85 persen suara, disusul Chaidir-Suryadi Khusaini (CS) dengan 22.18 persen dan Raja Thasir Rachman-Taufan Andoso Yakin (Tampan) dengan 20.97 persen.

“Qoick qount kali ini merupakan yang ke-57 yang pernah kami gelar di seluruh Indonesia, baik tingkat kabupaten, kota maupun provinsi,” ujar Eka kepada wartawan.

Kenapa RZ Menang

Ditambahkan Fajar Estamin, seperti dilansir riauterkini.com, ada tiga faktor kemenangan RZ-MM. Pertama tingkat popularitasnya yang sangat tinggi, jauh dibandingkan dua kandidat lainnya, kedua publik merasa puas pada hasil kerja RZ selama lima tahun jadi gubernur dan ketiga adanya pembelotan suara dari tiga partai pendukung pasangan lain, yakni PKS, Partai Demokrat dan PDIP.

Dipaparkan dalam jumpa pers tersebut, bahwa kader dan simpatisan Partai Demokrat yang merupakan pengusung Tampan justru membelot mendukung RZ-MM dengan prosentase mencapai 57.7 persen. PDIP yang menjadi pendukung CS juga sebanyak 33.33 persen kader dan simpatisannya justru mencoblos RZ-MM. Demikian juga dengan PKS yang belakangan mengumumkan dukungan untuk CS, 33.3 persen kader dan simpatisannya mendukung RZ-MM.