PEKANBARU – Menjelang pencoblosan Pilkada Riau pada Senin (22/9), masyarakat Riau dihebohkan dengan banyaknya beredar pesan singkat atau SMS yang berisikan ajakan untuk memilih salah satu pasangan kandidat.

Ribuan SMS yang awalnya disebut-sebut berasal dari nomor HP (Handphone) tidak dikenal dan disebut SMS “Hantu” itu makin marak tersebar secara berantai di berbagai kalangan masyarakat . “Kami menerima banyak laporan tentang pesan singkat atau sms yang berisikan ajakan untuk memilih salah satu pasangan kandidat. Ini dikategorikan pelanggaran karena digunakan secara massal,” kata anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Riau Muhammad Amin saat sosiliasasi Panwas bersama tim sukses dan wartawan di Hotel Pangeran Pekanbaru, kemarin (21/9).

Menurut Amin, pelanggaran Pilkada menjelang pencoblosan seperti money politik serangan fajar dan sms “hantu”, dapat diterapkan sanksi pidana. Apalagi jika terbukti tim sukses kandidat secara sengaja melakukan hal tersebut. Bukti tersebut selanjutnya diserahkan kepada Polisi selaku penindak pelanggaran Pemilu.

“UU 32/2004 menerapkan sanksi pidana kepada pasangan dan tim sukses yang terbukti melakukan pelanggaran seperti itu. laporan pelanggaran berupa ajakan sms ini akan ditangani polisi,” ujarnya.

Sementara Polisi Penindak Pelanggaran Pemilu Komisaris Polisi (Kompol) Azwar mengatakan pihaknya kesulitan dalam menindak pelanggaran karena lemahnya barang bukti. “Seringkali laporan yang diterima sangat lemah barang bukti dugaannya. Itu hal yang menyulitkan proses penyelidikan,” kata Azwar seperti dilansir riauterkini.com.

Ribuan bahkan jutaan pesan singkat yang marak beredar di kalangan masyarakat hingga H-1 pelaksanaan pencoblosan berbunyi seperti “RZ-MM Coblos No.2 Ojo lali..Jangan Lupa..Ingat-ingat”. Selain itu ada juga SMS yang berbunyi serupa berisikan ajakan dan mohon doa restu untuk memilih pasangan lainnya.

Pilkada Riau dilaksanakan pada Senin (22/9) besok. Pilkada diikuti tiga pasang kandidat yakni nomor urut satu pasangan Chaidir-Suryadi Khusaini (CS) yang diusung PDIP dan PKS. Pasangan nomor urut dua mantan Gubernur Riau Rusli Zainal-Mambang Mit (RZ-MM) yang diusung Partai Golkar dan PPP. Dan pasangan nomor urut tiga Thamsir Rachman-Taufan Andoso Yakin (Tampan) yang diusung Partai Demokrat dan PAN.*