Musim Kampanye Pilkada Riau beberapa jam lagi berakhir. Setelah itu memasuki masa tenang. Panwas Pilkada mengeluarkan himbauan pembersihan atribut ketiga pasangan.

Dalam rangka menciptaskan suasana kondusif selama masa tenang jelang pencoblosan Pilkada Riau 22 September mendatang, Panwas Piklada Riau mengeluarkan himbau kepada ketiga tim sukses pasangan peserta Pilkada Riau untuk membersihkan seluruh atribut kampanyenya. Berikut himbauan bernomor 048.Panwas/IX/2008 selengkapanya.:

Diberitahuan kepada pasangan calon Gubernur Riau 2008-2013, tim kampanye dan relawan agar mencopot dan menanggalkan segara atribut dan alat peraga kampanye calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Riau, terhitung mulai tanggal 19 September 2008. (pasal 77 UU 32/2004). Jika pemberitahuan ini tidak diindahkan, maka akan dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 15 hari atau paling lama 3 bulan dan atau denda paling sedikit Rp 100.000,- dan paling banyak Rp 1.000.000 (sesuai pasal 116 ayat (1) UU 32/2004).

Selama masa tenang, atau tiga hari sebelum pemungutan suara, termasuk pada hari pencoblosan 22 September 2008, para Calon Gubernur, Tim Kampanye dan relawan diminta tidak melakukan aktivitas yang berbau kampanye, termasuk melakukan gerakan politik uang (money politic). Pasangan Calon Gubernur, tim sukses dan relawan yang melakukan money politic dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 2 bulan dan paling lama 12 bulan dan atau dendan paling sedikit Rp 1.000.000, dan paling banyak Rp 10.000.000 (sesuai pasal 117 ayat (2) UU 32/2004). Demikian pemberitahuan ini disampaikan untuk dimaklumi dan diindahkan.

Himbauan ini langsung ditandatangani Ketua Panwas Pilkada Riau Dikcy Rinaldi. (riauterkini)