Pernah dengar kata-kata Arab Melayu?, saya rasa diantara kita banyak yang tahu Arab Melayu. Arab Melayu merupakan istilah yang digunakan oleh masyarakat Melayu Sumatera dan sebagian yang berada di Selat Malaka. Kalau di daerah lain ada disebut dengan Arab Jawi, tulisan Jawi, pegon dan sebagainya.

Arab Melayu adalah tulisan berhuruf Arab yang dipadan-suai-kan untuk lafaz bahasa Melayu. Pada awal abad ke-12 Masehi, Arab Melayu mulai diperkenalkan. Sudah 700 tahun pula lamanya Arab Melayu mendominasi bahasa persuratan nusantara.


Namun seiring dengan perkembangan zaman, lambat-laun tulisan ini ditinggalkan masyarakat. Bukan berarti model tulisan ini tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, tidak sama sekali, namun yang menyebabkan Ia ditinggalkan karena kebijakan dari pemerintah kita sendiri.

Salah satu contohnya, pada tahun 70-an hingga 80-an pemerintah menggalakkan program penuntasan buta aksara. Seluruh masyarakat diajarkan membaca latin. Jika saja ada yang tidak bisa membaca tulisan latin, maka mereka dicap sebagai buta aksara, sekalipun Ia mampu dan lancar menulis dan membaca Arab Melayu. Artinya pada masa itu pemerintah tidak mengakui Arab Melayu yang telah melekat di tengah masyarakat kita.

Oya, gambar di atas merupakan bentuk tulisan Arab Melayu, yang saya ambil dari undangan pesta pernikahan saya Februari 2008 lalu.