<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>tahniah</title>
	<atom:link href="http://kampungrison.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kampungrison.wordpress.com</link>
	<description>Marwah adalah Segalanya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2009 15:44:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='kampungrison.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/9081805e9f9fa9380ed8deac34e21c84?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>tahniah</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Jika Surya Paloh Ketua Umum Golkar</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/10/01/jika-surya-paloh-ketua-umum-golkar/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/10/01/jika-surya-paloh-ketua-umum-golkar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 10:45:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/?p=735</guid>
		<description><![CDATA[Hari-hari ini kiprah para tokoh Partai Golkar menyedot perhatian publik politik. Fokus sorotan tertuju pada tiga figur antara lain Surya Paloh, Aburizal Bakrie, dan Hutomo Mandala Putra Soeharto yang bakal bertarung dalam Munas 4 Oktober di Pekanbaru. Bagaimana peluang Paloh yang dikenal sebagai tokoh pers nasional?
Publik mencatat bahwa Paloh adalah sosok yang tumbuh besar dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=735&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari-hari ini kiprah para tokoh Partai Golkar menyedot perhatian publik politik. Fokus sorotan tertuju pada tiga figur antara lain Surya Paloh, Aburizal Bakrie, dan Hutomo Mandala Putra Soeharto yang bakal bertarung dalam Munas 4 Oktober di Pekanbaru. Bagaimana peluang Paloh yang dikenal sebagai tokoh pers nasional?</p>
<p>Publik mencatat bahwa Paloh adalah sosok yang tumbuh besar dalam dunia pers dan bisnis. Karir bisnisnya dimulai dari usaha katering, kemudian bisnis media dan bisnis perhotelan. &#8220;Karir Surya Paloh relatif mencorong sebagai tokoh pers nasional. Ia adalah sosok yang mempelopori judicial review di zaman Orde Baru untuk melawan belenggu terhadap pers,&#8221; kata pengamat politik Fachry Ali.<span id="more-735"></span></p>
<p>Para pengamat politik melihat bisnis pers Paloh berkembang dari koran nasional, belasan koran daerah, sampai Metro TV. Kedekatan Paloh dengan keluarga Pak Harto di era Orde Baru membuka peluang baginya untuk berkembang maju.</p>
<p>Melalui Metro TV dan Media Group, Paloh juga melakukan terobosan dalam merespons penanggulangan bencana tsunami Aceh. Sebagai tokoh pers nasional, Paloh jelas memiliki prestise dan peran yang tak terbantahkan.</p>
<p>&#8220;Kini jika Surya Paloh terjun ke politik dan jika berhasil memimpin DPP Partai Golkar misalnya, banyak pihak khawatir grup medianya menjadi partisan, sehingga checks and balances berkurang atau bahkan hilang,&#8221; kata Abas Jauhari MA, dosen Sosiologi UIN Jakarta.</p>
<p>Belakangan ini sudah ada kritik dari para pakar media bahwa sejumlah televisi, termasuk Metro TV dan TV One, disorot dan dikoreksi karena menjadi alat kampanye kepentingan politik para stakeholder-nya.</p>
<p>Bahkan dalam konteks ini, media bukan menjadi penyeimbang (checks and balances) bagi penguatan demokrasi, tapi sebaliknya malah menjadi alat untuk saling menyudutkan pesaing politik.</p>
<p>&#8220;Gejala ini tak sehat dan kita imbau agar Surya Paloh, Bakrie, dan semua aktor Golkar yang saling bersaing itu, tak menjadikan medianya sebagai alat interes politik, tapi tetap sebagai pilar keempat demokrasi,&#8221; kata Dr Ari Bainus, pengamat politik Universitas Padjadjaran Bandung.</p>
<p>Di luar lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif, pers adalah pilar keempat dalam demokrasi, sebagai kekuatan penyeimbang dan kontrol. Di Indonesia demokrasi kita masih belum kuat, meski sudah menjadi fakta sejarah bahwa sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dan dengan GNP relatif rendah di bawah US$ 6.000 dolar, demokrasi di Tanah Air bisa tegak dan bergerak maju.</p>
<p>Prof Jack Snyder dalam bukunya From Voting to Violence mencatat, di negara-negara yang GNP-nya relatif rendah, demokrasi tak stabil, mudah jatuh-bangun, dan bahkan dari pemilu sering meledak kekerasan yang sangat mengganggu.</p>
<p>&#8220;Tapi selama sepuluh tahun ini, kita melihat demokrasi tumbuh di Indonesia dan untuk sementara bersama India, negeri kita menegasikan tesis bahwa demokrasi sulit tumbuh di negara yang GNP-nya relatif rendah, apalagi jika negeri itu mayoritas Muslim penduduknya,&#8221; kata Hendro Prasetyo PhD, ahli Islam politik PPIM-UIN Jakarta.</p>
<p>Bahkan pakar manajemen strategis Harvard University, Prof Michael Porter, di Boston, Rabu (30/9) menyatakan optimisme dan keyakinannya bahwa demokrasi Indonesia di bawah Presiden SBY akan membuat kemajuan yang lebih banyak lagi di periode pemerintahan Indonesia 2009-2014.</p>
<p>Dalam konteks demokrasi itu, Munas Golkar 4 Oktober di Pekanbaru, Riau, akan menjadi ajang rivalitas Surya Paloh, Aburizal Bakrie, dan Tommy Soeharto.</p>
<p>Munas adalah penentu arah politik Golkar ke depan. Di sini rivalitas Paloh dan Bakrie diprediksi akan sangat menguat dan menentukan. Sejauh ini, kubu Bakrie yang dikenal pro-pemerintahan SBY sudah didukung jaringan Akbar Tandjung , Agung Laksono, dan Jusuf Kalla.</p>
<p>Sedangkan kubu Surya Paloh didukung kelompok pro-oposisi, sejumlah DPD Jawa Timur, Sumatera Utara, dan kekuatan alternatif dalam Golkar. Akankah Paloh mampu memanfaatkan peluangnya atau sebaliknya ia justru terjebak di persimpangan jalan? (inilah.com)</p>
Posted in Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/735/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=735&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/10/01/jika-surya-paloh-ketua-umum-golkar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STOP PRESS: Gempa Sumatera Barat</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/30/stop-press-gempa-sumatera-barat/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/30/stop-press-gempa-sumatera-barat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 11:16:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Gempa kembali menggunca Indonesia. Kali ini melanda Provinsi Sumatera Barat yang terjadi pada Rabu (30/9) pukul 17:16:10 dengan kekuatan 7,9 SR di 0.797°S, 99.925°E yang berpusat di 57 km Pariaman.  Gempa ini memiliki kedalaman 85 km (52,8 mil) yang terasa hingga Sumatara Utara, Riau, Jambi dan Malaysia. Namun BMG merilis kekuatan gempa hanya 7,6 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=732&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Gempa kembali menggunca Indonesia. Kali ini melanda Provinsi Sumatera Barat yang terjadi pada Rabu (30/9) pukul 17:16:10 dengan kekuatan 7,9 SR di 0.797°S, 99.925°E yang berpusat di 57 km Pariaman.  Gempa ini memiliki kedalaman 85 km (52,8 mil) yang terasa hingga Sumatara Utara, Riau, Jambi dan Malaysia. Namun BMG merilis kekuatan gempa hanya 7,6 SR di lokasi 0.84 Lintan Selatan dan 99.65 Bujur Timur.</p>
<p>Akibat kuatnya goncangan sejumlah bangunan di Pariaman dikabarkan mengalami roboh dan terbakar. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan Tsunami yang diberikan kepada Indonesia, Indonesia, Thailan, dan Malaysia. </p>
<p>Di Pekanbaru, sebagian besar masyarakat berhamburan melarikan diri ke luar rumah. pengunjung mal dan hotel di Pekanbaru juga berusaha menyelamatkan diri. Bahkan hubungan telekomunikasi dan internet di Pekanbaru sempat mengalami gangguan beberapa saat.</p>
Posted in Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/732/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/732/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/732/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=732&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/30/stop-press-gempa-sumatera-barat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjelang Munas Golkar di Riau</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/28/menjelang-munas-golkar-di-riau/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/28/menjelang-munas-golkar-di-riau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 09:06:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akan diselenggarakan dalam waktu dekat di Pekanbaru, Riau tanggal 4-7 Oktober mendatang. Ada banyak hal menarik yang bisa diikuti dalam perebutkan kekuasaan tertinggi partai beringin tersebut. Sejak awal proses pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut memang sudah layaknya pemilihan presiden, maklum jabatan Ketua Umum merupakan bisa mempengaruhi arah perpolitikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=726&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akan diselenggarakan dalam waktu dekat di Pekanbaru, Riau tanggal 4-7 Oktober mendatang. Ada banyak hal menarik yang bisa diikuti dalam perebutkan kekuasaan tertinggi partai beringin tersebut. Sejak awal proses pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut memang sudah layaknya pemilihan presiden, maklum jabatan Ketua Umum merupakan bisa mempengaruhi arah perpolitikan dan kebijakan pemerintah.<span id="more-726"></span></p>
<p>Ada empat nama kandidat yang akan bertarung dalam Munas mendatang yaitu Menko Kesra Aburizal Bakrie, pengusaha bidang media Surya Paloh, Yuddy Chrisnandi dan Tommy Soeharto. Sejak awal Aburizal dan Surya Paloh memang sudah gencar melakukan kampanye dan menggalang dukungan. Ical mengaku didukung oleh 435 hingga 450 DPD se Indonesia, akan tetapi hal yang sama juga diklaim oleh Surya Paloh.</p>
<p>Bahkan dalam iklannya di salah satu media Paloh mengklaim di dukung oleh 329 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I dan II se Indonesia, sebagai pemilik suara yang akan diperebutkan oleh kedua calon tersebut. Artinya, Surya Paloh didukung oleh 80 persen dari 515 jumlah pemilih pada Munas Golkar Mendatang di Pekanbaru, Riau. Tentu saja kubu Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie, sedikit terkejut karena sebelumnya hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menyebutkan Aburizal unggul dalam Munas mendatang.</p>
<p>Apapun yang terjadi, yang pasti keduanya memang menyadari pentingnya keberadaan media sebagai alat propaganda politik. Surya Paloh misalnya, pemilik Metro TV ini akhir-akhir ini memang gencar disiarkan di televisi ‘berita’ tersebut. Bahkan, setiap program headline news-nya, selalu ada berita safari politik dan pencitraan politik Surya Paloh. Tentu saja porsi berita antara Paloh dengan Aburizal di Metro TV jauh berbeda.</p>
<p>Jika demikian, dimana letak independen Metro TV? Wallahualam… bukankah mestinya media massa harus independen dan bukan berpihak kepada pemilik modal. Dalam teorinya, media harus independen, berimbang dan netral.</p>
<p>Seperti ditulis oleh Bill Kovach, ada 9 elemen jurnalistik yang mesti dipatuhi oleh wartawan dan media. Yaitu;<br />
1.	Kewajiban utama jurnalisme adalah pada pencarian kebenaran<br />
2.	Loyalitas utama jurnalisme adalah pada warga Negara<br />
3.	Esensi jurnalisme adalah disiplin verifikasi<br />
4.	Jurnalis harus menjaga independensi dari obyek liputannya<br />
5.	Jurnalis harus membuat dirinya sebagai pemantau independen dari<br />
kekuasaan<br />
6.	Jurnalis harus memberi forum bagi publik untuk saling-kritik dan menemukan kompromi<br />
7.	Jurnalis harus berusaha membuat hal penting menjadi menarik dan relevan<br />
8.	Jurnalis harus membuat berita yang komprehensif dan proporsional<br />
9.	Jurnalis harus diperbolehkan mendengarkan hati nurani personalnya.</p>
Posted in Jurnalistik, opini, Politik, Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/726/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=726&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/28/menjelang-munas-golkar-di-riau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kembalikan Mobil Dinas DPRD, Sekarang Juga!</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/28/kembalikan-mobil-dinas-dprd-sekarang-juga/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/28/kembalikan-mobil-dinas-dprd-sekarang-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 04:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/?p=721</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak 54 dari 55 orang anggota DPRD Provinsi Riau periode 2004-2009 belum mengembalikan mobil dinas yang mereka pakai selama hampir lima tahun ketika menjadi wakil rakyat. Padahal, semestinya mobil dinas tersebut mesti dikembalikan ketika pelantikan wakil rakyat yang baru tanggal 6 September 2009 lalu.
Ada semacam kesengajaan yang dilakukan oleh mantan wakil rakyat tersebut untuk tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=721&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://kampungrison.files.wordpress.com/2009/09/kampung-rison1.jpg?w=150&#038;h=79" alt="kampung-rison1" title="kampung-rison1" width="150" height="79" class="alignleft size-full wp-image-723" />Sebanyak 54 dari 55 orang anggota DPRD Provinsi Riau periode 2004-2009 belum mengembalikan mobil dinas yang mereka pakai selama hampir lima tahun ketika menjadi wakil rakyat. Padahal, semestinya mobil dinas tersebut mesti dikembalikan ketika pelantikan wakil rakyat yang baru tanggal 6 September 2009 lalu.</p>
<p>Ada semacam kesengajaan yang dilakukan oleh mantan wakil rakyat tersebut untuk tidak mengembalikan mobil dinas. Mereka masih menunda-nunda mengembalikan mobil dinas hingga masa pakai mencapai 5 tahun. Jika telah lima tahun pakai maka mobil yang dibeli dengan menggunakan uang rakyat tersebut mesti dilelang, jika demikian maka kemungkinan besar mantan anggota dewan tersebut akan berpeluang memiliki mobil tersebut.<br />
<span id="more-721"></span><br />
Ketua DPRD Riau Drs HM Johar Firdaus MSi, seperti dilansir Rakyat Riau (Senin, 28/9/09) menyatakan bahwa pola pada periode lalu adalah dengan memberikan kesempatan kepada anggota dewan untuk memakai hingga memasuki masa lelang. Selanjutnya pada saat pelelangan mereka yang lebih diprioritaskan untuk memakai. </p>
<p>“Kasihan anggota dewan sudah tidak duduk tidak ada mobil lagi, jalan kaki. Meskipun, undang-undang tidak membenarkan, harus mengembalikan, tapi undang-undangkan tidak pelik kali,” ujarnya.</p>
<p>Jadi imbuh Johar, pihaknya akan membiarkan dahulu anggota dewan sebelumnya untuk menggunakan selama kurun waktu setahun. Kemudian bagi anggota dewan baru, periode 2009-2014, untuk mobnas baru, sementara untuk saat ini sudah disiapkan kendaraan untuk pimpinan dewan, seperti Ketua DPRD dan Wakil, Ketua Faksi dan Ketua Komisi.</p>
<p>Sedangkan mobnas lamanya menurutnya sesuai kesepakatan hanya pinjam pakai. “Kesepkatan kita sifatnya bisa pinjam pakai, selagi ada kebijakan-kebijakan yang memungkinkan, yang jelas kita tidak melawan hukum,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu mantan Wakil Ketua DPRD Riau Sofyan Hamzah, menyatakan menyerahkan sepenuhnya masalah mobnas kepada aturan yang berlaku. Jika aturan membenarkan memakai maka ia akan pakai. Tapi jika tidak maka akan dikembalikan. </p>
<p>“Ini bukan persoalan memiliki. Tapi kita sifatnya ta’at aturan saja. Kalau boleh ya kita pakai, kalau tidak ya kita kembalikan. Sejauh ini kita diberi kesempatan untuk memakai. Jadi kita pakai,” ujarnya.</p>
Posted in Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/721/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/721/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=721&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/09/28/kembalikan-mobil-dinas-dprd-sekarang-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungrison.files.wordpress.com/2009/09/kampung-rison1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kampung-rison1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendaratan di Bulan: Akal Sehat Vs Teori Konspirasi</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/07/20/pendaratan-di-bulan-akal-sehat-vs-teori-konspirasi/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/07/20/pendaratan-di-bulan-akal-sehat-vs-teori-konspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 03:51:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/2009/07/20/pendaratan-di-bulan-akal-sehat-vs-teori-konspirasi/</guid>
		<description><![CDATA[Pendaratan di Bulan—yang pertama dilakukan oleh astronot Amerika Serikat, Neil Armstrong, 20 Juli 1969—telah dicatat dalam sejarah sebagai salah satu pencapaian paling besar dari umat manusia. Namun, kini, setiap kali orang ingin merayakannya, berseliweran artikel yang melecehkannya. Kini memang dikenal istilah ”kontroversi pendaratan di Bulan”, atau malah ”The Great Moon Hoax” atau ”Kebohongan Bulan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=718&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://kampungrison.files.wordpress.com/2009/07/kampung-rison1.jpg?w=150&#038;h=79" alt="kampung-rison1" title="kampung-rison1" width="150" height="79" class="alignleft size-thumbnail wp-image-719" />Pendaratan di Bulan—yang pertama dilakukan oleh astronot Amerika Serikat, Neil Armstrong, 20 Juli 1969—telah dicatat dalam sejarah sebagai salah satu pencapaian paling besar dari umat manusia. Namun, kini, setiap kali orang ingin merayakannya, berseliweran artikel yang melecehkannya. Kini memang dikenal istilah ”kontroversi pendaratan di Bulan”, atau malah ”The Great Moon Hoax” atau ”Kebohongan Bulan yang Hebat”.</p>
<p>Menurut Dr Tony Phillips, seorang pendidik sains, di situs Science@NASA, semua bermula ketika stasiun televisi Fox menayangkan program TV berjudul Conspiracy Theory: Did We Land on the Moon?, 15 Juli 2001. Sosok yang tampil dalam tayangan itu menyatakan bahwa teknologi Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) pada tahun 1960-an belum mampu untuk mewujudkan misi pendaratan di Bulan yang sesungguhnya. Namun, karena tidak ingin kalah dalam lomba ruang angkasa dalam konteks Perang Dingin, NASA lalu menghidupkan Program Apollo di studio film.<span id="more-718"></span></p>
<p>Dalam skenario ini, langkah pertama Neil Armstrong yang bersejarah di dunia lain, juga pengembaraan dengan kendaraan Bulan, bahkan ayunan golf astronot Al Shepard di Fra Mauro (salah satu tempat di Bulan) semua palsu!</p>
<p>Ya, menurut acara TV Fox di atas, NASA menjadi produser film yang bloon 30 tahun sebelumnya (dari saat acara tersebut ditayangkan tahun 2001). Sebagai contoh, pakar dalam acara Conspiracy Theory menunjuk bahwa dalam foto astronot yang dikirim dari Bulan tidak menampakkan bintang-bintang di langit Bulan yang gelap. Apa yang terjadi? Apakah pembuat film NASA lupa menyalakan konstelasi bintang?</p>
<p>NASA menyebutkan, perkara itu sudah dijawab oleh fotografer bahwa memang sulit untuk memotret satu obyek yang sangat terang dan satu obyek lain yang sangat redup di lembar film yang sama karena memang emulsi film pada umumnya tidak punya cukup ”rentang dinamik” untuk mengakomodasi obyek yang sangat berbeda tingkat terangnya. Astronot dengan pakaian angkasanya jadi obyek yang terang, dan kamera yang diset untuk memotret mereka akan membuat bintang-bintang latar belakang terlalu lemah untuk dilihat.</p>
<p>Lainnya yang dipersoalkan adalah foto astronot yang menancapkan bendera di permukaan Bulan, mengapa benderanya seperti berkibar bergelombang? Mengapa bisa terjadi demikian, padahal tidak ada angin di Bulan? Dijelaskan, tidak semua bendera yang berkibar membutuhkan angin. Itu karena astronot—ketika menanam tiang bendera—memutar-mutarnya agar menancap lebih baik. Itu membuat bendera berkibar.</p>
<p>NASA dalam kaitan tuduhan rekayasa pendaratan Bulan ini mempersilakan siapa pun yang tetap meragukan pendaratan di Bulan untuk mengakses situs-situs BadAstronomy.com dan Moon Hoax, yang merupakan situs independen, tidak disponsori NASA. Astronom Martin Hendry dari Universitas Glasgow dalam edisi khusus ”40 Tahun Pendaratan di Bulan” Knowledge yang diterbitkan BBC juga menguraikan lagi tangkisan terhadap Teori Konspirasi.</p>
<p>Akal sehat</p>
<p>Namun, menurut Tony Phillips, bantahan paling baik atas tuduhan Kepalsuan Bulan ini adalah akal sehat. Ada selusin astronot yang berjalan di Bulan antara 1969 dan 1972. Di antara mereka masih ada yang hidup dan bisa memberikan kesaksian. Mereka juga kembali ke Bumi tidak dengan tangan kosong. Astronot Apollo membawa kembali 382 kg batu Bulan ke Bumi.</p>
<p>Kalau orang meragukan batu ini dari Bulan, Ilmuwan Kepala di Sains dan Eksplorasi Planet di Pusat Ruang Angkasa Johnson David McKay menegaskan bahwa batuan Bulan sangat unik, jauh berbeda dengan batuan Bumi. Pada sampel Bulan tadi, menurut Dr Marc Norman, ahli geologi Bulan di Universitas Tasmania, hampir tidak ada tangkapan air di struktur kristalnya. Selain itu, mineral lempung yang banyak dijumpai di Bumi sama sekali tidak ada di batuan Bulan. Sempat ditemukan partikel kaca segar di batuan Bulan yang dihasilkan dari aktivitas letusan gunung berapi dan tumbukan meteorit lebih dari 3 miliar tahun silam. Adanya air di Bumi dengan cepat memecahkan kaca vulkanik seperti itu hanya dalam tempo beberapa juta tahun.</p>
<p>Mereka yang pernah memegang batu Bulan—kalau di AS, seperti yang ada di Museum Smithsonian—dipastikan akan melihat bahwa batu tersebut berasal dari dunia lain karena batu yang dibawa angkasawan Apollo dipenuhi kawah-kawah kecil dari tumbukan meteoroid, dan itu menurut McKay hanya bisa terjadi pada batuan dari planet (atau benda langit lain) dengan atmosfer tipis atau tanpa atmosfer sama sekali, seperti Bulan.</p>
<p>Dalam jurnal Knowledge, Martin Hendry masih mengemukakan sederet tangkisan terhadap argumen yang diajukan oleh penganut Teori Konspirasi, seperti tentang sudut bayangan dalam foto yang aneh. Lainnya lagi yang dijawab adalah mengapa tidak ada kawah ledakan di bawah modul Bulan (yang disebabkan oleh semburan roket modul pendarat); lalu juga mengapa sabuk radiasi Bumi tidak menyebabkan kematian pada astronot? Yang terakhir, mengapa tidak ada semburan bahan bakar yang tampak ketika modul pendarat lepas landas meninggalkan Bulan? Jawabannya karena modul Bulan menggunakan bahan bakar aerozine 50, campuran antara hidrazin dan dimethylhydrazine tidak simetri yang menghasilkan asap tidak berwarna, meski kalau ada warna sekalipun kemungkinan besar juga tak terlihat dengan latar belakang permukaan Bulan yang disinari Matahari.</p>
<p>Masa depan</p>
<p>Kini, umat manusia kembali berada dalam satu lomba angkasa baru. Dalam lomba sekarang ini, Bulan tak hanya menjadi destinasi akhir, tetapi akan dijadikan sebagai batu lompatan untuk menuju destinasi lebih jauh, misalnya Planet Mars.</p>
<p>Tahun 2004, Presiden (waktu itu) George W Bush mencanangkan Kebijakan Eksplorasi Angkasa yang sasarannya adalah kembali ke Bulan tahun 2020 dan selanjutnya ke Mars. Jepang tahun 2005 juga mencanangkan tekad serupa, pada tahun 2025. Kekuatan antariksa lain yang harus disebut dan juga telah menyatakan tekad mendaratkan warganya di Bulan adalah Rusia, China, dan India, juga tahun 2020.</p>
<p>Dalam perspektif inilah terlihat bagaimana bangsa-bangsa besar dunia bekerja keras mewujudkan impian besar. Ruang angkasa sebagai Perbatasan Terakhir (The Final Frontier) tidak saja menjanjikan prestise, tetapi juga masa depan, dan keyakinan bahwa, dengan bisa hadir di sana, ada banyak perkara di Bumi yang akan bisa ikut dibantu penyelesaiannya. [dikutip tribunpekanbaru]</p>
Posted in Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/718/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/718/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/718/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=718&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/07/20/pendaratan-di-bulan-akal-sehat-vs-teori-konspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kampungrison.files.wordpress.com/2009/07/kampung-rison1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kampung-rison1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akibat Pemerintah tak Mengakui Pemerintahan Lokal</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/30/akibat-pemerintah-tak-mengakui-pemerintahan-lokal/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/30/akibat-pemerintah-tak-mengakui-pemerintahan-lokal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 20:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[sakai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/30/akibat-pemerintah-tak-mengakui-pemerintahan-lokal/</guid>
		<description><![CDATA[Suku Sakai Masih Tertinggal
Masyarakat suku Sakai yang terus terdesak pembangunan dan masih terus tertinggal, disebabkan karena kebijakan pemerintah yang tidak memihak pemerintahan lokal.
Hal tersebut disampaikan Sosiolog Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Husni Thamrin MSi, kepada satuRiau.com, Kamis (25/6/09) di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru, di sela acara Pertemuan Memartabatkan Tamaddun Melayu Serumpun III yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=717&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Suku Sakai Masih Tertinggal</strong></p>
<p>Masyarakat suku Sakai yang terus terdesak pembangunan dan masih terus tertinggal, disebabkan karena kebijakan pemerintah yang tidak memihak pemerintahan lokal.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Sosiolog Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Husni Thamrin MSi, kepada satuRiau.com, Kamis (25/6/09) di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru, di sela acara Pertemuan Memartabatkan Tamaddun Melayu Serumpun III yang diselenggarakan oleh Tenas Effendy Foundation.<span id="more-717"></span></p>
<p>&#8220;Dari hasil penelitian yang telah saya lakukan pada tahun 1998-2000 yang menghancurkan Sakai adalah kebijakan pemerintah yang tidak memelihara pemerintahan lokal, seperti batin di masyarakat suku Sakai,&#8221; ujar Husni Thamrin yang juga Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan UIN Suska ini.</p>
<p>Ia menyebutkan sebagaian besar pemerintahan lokal di masyarakat suku Sakai tidak lagi dipegang oleh Bathin sebagai pemimpin tertinggi namun dipegang oleh kepala desa. Parahnya lagi, kepala desa yang menjabat dan memimpin masyarakat Sakai adalah orang luar, bukan dari keturunan Bathin sendiri.</p>
<p>Sementara itu di lain pihak ada faktor internal yang menyebabkan Sakai semakin terpinggirkan adalah karena banyaknya penduduk yang tidak mengenyam pendidikan yang layak. Bahkan masih banyak masyarakat Sakai yang tidak bersekolah.</p>
<p>&#8220;Selain itu, juga disebabkan oleh oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi Sakai tersebut. Sehingga komplitlah permasalahan yang dialami mereka,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Kepada satuRiau.com, Husni yang konsen meneliti masyarakat terasing di Riau ini mengatakan tanah dan wilayah yang didiami masyarakat Sakai penuh dengan kandungan minyak, sumber daya hutan yang melimpah, ikan yang lumayan banyak dan potensi tersebut telah terpelihara oleh sistem adat yang mereka anut.</p>
<p>&#8220;Silahkan potensi alam seperti minyak yang dimiliki masyarakat Sakai dikelola oleh negara atau perusahaan, dengan syarat masyarakat Sakai mendapatkan fee dari itu,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Agar kondisi Sakai tidak semakin terbelakang, pemerintah harus memprotek dan menjaga kembali Suku Sakai sebagai budaya bangsa, meningkatkan pendidikan masyarakat terasing.</p>
<p>Sebenarnya persoalan yang dihadapi masyarakat Sakai sama dengan apa yang dialami suku terasing lainnya seperti suku Akit, Bonai, Laut dan beberapa suku lainnya. Hanya saja daerah yang didiami masyarakat Sakai lebih terbuka dan mudah diakses.</p>
<p>Husni berharap pemerintah segera memetakan persoalan suku-suku terasing di Riau dan membuat kebijakan yang memihak masyarakat. &#8220;Jangan hanya rethorika dan seminar saja,&#8221; tutupnya.*</p>
<p>pernah dimuat di www.saturiau.com</p>
Posted in Sosial Tagged: sakai <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/717/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=717&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/30/akibat-pemerintah-tak-mengakui-pemerintahan-lokal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selama 20 Tahun Sakai Telah Berubah</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/30/selama-20-tahun-sakai-telah-berubah/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/30/selama-20-tahun-sakai-telah-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 20:35:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Melayu Riau]]></category>
		<category><![CDATA[sakai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/?p=713</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kurun waktu 20 tahun telah terjadi perubahan besar-besaran terhadap budaya Sakai, salah satu suku asli di Provinsi Riau. Perubahan tersebut terjadi terhadap budaya berpakaian, bahasa dan hingga kesenian.
Penilaian tersebut disampaikan sendiri oleh salah, Mohamad Agar Kalipke MA, seorang masyarakat suku Sakai yang tinggal di Negara Jerman, ketika berbincang dengan satuRiau.com, Kamis (25/6/09) di Hotel [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=713&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam kurun waktu 20 tahun telah terjadi perubahan besar-besaran terhadap budaya Sakai, salah satu suku asli di Provinsi Riau. Perubahan tersebut terjadi terhadap budaya berpakaian, bahasa dan hingga kesenian.<span id="more-713"></span></p>
<p>Penilaian tersebut disampaikan sendiri oleh salah, Mohamad Agar Kalipke MA, seorang masyarakat suku Sakai yang tinggal di Negara Jerman, ketika berbincang dengan satuRiau.com, Kamis (25/6/09) di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru.</p>
<p>“Dalam 20 tahun Suku Sakai di Riau sudah banyak berubah. Tidak hanya pada kehidupan sehari-hari seperti cara berpakaian, bahasa, hingga lagu-lagu, tetapi adat juga banyak bergeser,” ujar Mohamad Agar yang baru saja sampai ke Indonesia Rabu (24/5/09) kemarin dari Jerman.</p>
<p>Ia menyebutkan perubahan yang terjadi ini bukanlah hal yang harus dihindari akan tetapi hendaknya perubahan tersebut tidak meninggalkan adat dan budaya asli Suku Sakai. “Saat ini kita sudah susah membedakan mana masyarakat Sakai dengan masyarakat kota. Masyarakat Sakai sudah berpakaian seperti orang kebanyakan, sedikit-sedikit meninggalkan bahasanya bahkan lebih suka menyanyikan lagu-lagu Minang, Pop dan barat, itu tidak salah melakukan hal itu, tapi janganlah sampai mengabaikan adat sendiri. Pokoknya sudah banyak perubahan yang ekstrim,” ujarnya.</p>
<p>Suku Sakai adalah komunitas asli yang hidup di daratan Riau. Selama ratusan tahun mereka tinggal di hutan dan daerah pedalaman dan hidup berpindah-pindah. Belakangan, suku Sakai semakin tergusur seiring terus berkembangnya pembangunan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar di Riau di kawasan hutan yang sebelumnya merupakan tanah suku Sakai.</p>
<p>Hutan-hutan yang dikelola oleh perusahaan itu ternyata dinilai tidak membawa keuntungan bagi masyarakat Sakai sendiri, bahkan suku yang lekat dengan hutan dan rimba ini tidak bisa memasuki wilayah hutan tanaman industri yang dikelola perusahaan. </p>
<p>Namun demikian Mohamad Agar tidak menyalahkan perusahaan-perusahaan yang telah menggusur masyarakatnya itu karena ia menilai perusahaan tersebut beroperasi atas izin pemerintah. Justru yang harus disalahkan adalah pemerintah yang tidak mempertimbangkan baik-buruknya izin yang diberikan tersebut terhadap kehidupan masyarakat asli.</p>
<p>“Masyarakat Sakai sebenarnya belum siap dengan kehidupan modern karena Sakai sudah terbiasa dengan kehidupan di hutan. Kami memiliki adat, wilayah dan ulayat sendiri. Akan tetapi pemerintah tidak memperhatikan dan mempertimbangkan hal seperti itu. Tiba-tiba hutan-hutan milik masyarakat sudah punah,” ujar ayah dari Hayko Suangga Perdana Putra ini.</p>
<p>Ia berharap pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Riau untuk memperhatikan persoalan yang dihadapi masyarakat Suku Sakai ini. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Sakai tidak bisa dipaksakan hidup modern seperti kebanyakan masyarakat lainnya.</p>
<p>Lalu apa yang menjadikan suku Sakai semakin tergusur dan tertinggal? Mohamad Agar menyebutkan ada beberapa hal yang menjadikan Suku Sakai seperti saat ini. Diantaranya pendidikan yang sangat terbatas sehingga banyak masyarakat luar yang datang hanya untuk menjual lahan-lahan milik mereka.</p>
<p>“Ketika tidak memiliki lahan lagi mereka terpaksa menjadi buruh kasar, ingin jadi PNS itu hanya bagi orang-orang tertentu saja, dan ketika mau menanam ubi mereka tidak lagi memiliki lahan,” katanya lagi</p>
<p>Oleh sebab itu ia berharap pemerintah untuk mempertimbangkan segala kebijakan yang dikeluarkan, terutama yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Sakai.</p>
<p>Mohamad Agar Kalipke, merupakan warga Sakai asal Tengganau, Kecamatan Pinggir, Bengkalis. Sejak tahun 1983 menetap di Hamburg, Jerman. Ia ke Jerman dibawa oleh salah seorang peneliti asal Jerman bernama Hans Kalipke. Peneliti inilah yang menjadi bapak angkatnya di Jerman.</p>
<p>Pria berkaca mata ini juga pernah menerbitkan beberapa buku yang berkaitan dengan adat dan budaya Sakai dalam bahasa Jerman. Seperti Pantun Melayu Sakai berbahasa Jerman, dan Kabus Bahasa Sakai-Indonesia- Jerman setebal lebih kurang 300 halaman yang diterbitkan tahun 2001 lalu. Kamus ini diterbitkannya bersama bapak angkatnya Hans Kalipke yang merupakan warna negara Jerman.</p>
<p>Konon, kamus ini hanya ada tiga di Indonesia, satu di tangan Prof dr Tabrani Rab, satu di Pemprov Riau untuk Perpustakaan Soeman HS, dan satu lagi dihadiahkannya kepada saudaranya yang telah membantu menyelesaikan kamus tersebut.</p>
<p>Pria kelahiran 1961 ini menikahi Susi Maryeni, wanita asal Kabupaten Bengkalis yang diboyongnya ke Jerman. Dari perkawinan ini mereka dikaruniai satu orang anak yang saat ini bekewarganegaraan Jerman. Ia kembali ke Indonesia untuk melakukan penelitian tentang Kepercayaan Melayu Lama. Rencananya, Agar yang masih WNI dan kuliah di University Hamburg ini akan meneliti Suku Sakai selama satu tahun. [jelprison]</p>
<p>pernah diterbitkan di www.saturiau.com</p>
Posted in Jurnalistik, Melayu Riau Tagged: sakai <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/713/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=713&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/30/selama-20-tahun-sakai-telah-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Capres dan Pencitraan</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/21/capres-dan-pencitraan/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/21/capres-dan-pencitraan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 04:29:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/21/capres-dan-pencitraan/</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai cara yang dilakukan calon presiden dan wakil presiden untuk membentuk citra positif di mata rakyat Indonesia menjelang Pemilu Presiden tanggal 8 Juli mendatang. Mulai dari memasang iklan di media massa, membuat survei politik, hingga berdialog secara langsung dengan masyarakat bawah. 
Para capres dan cawapres tidak akan sungkan-sungkan mendatangi masyarakat yang selama ini terlupakan. Deklarasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=712&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berbagai cara yang dilakukan calon presiden dan wakil presiden untuk membentuk citra positif di mata rakyat Indonesia menjelang Pemilu Presiden tanggal 8 Juli mendatang. Mulai dari memasang iklan di media massa, membuat survei politik, hingga berdialog secara langsung dengan masyarakat bawah. <span id="more-712"></span></p>
<p>Para capres dan cawapres tidak akan sungkan-sungkan mendatangi masyarakat yang selama ini terlupakan. Deklarasi di Tempat Pembuangan Akhir sampah, mendatangi pondok pesantren, berdialog dengan para nelayan atau sekedar naik becak agar terlihat merakyat.</p>
<p>Capres dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (20/6/09) juga melakukan hal serupa. Pukul 10.00 bersama rombongan mendatangi Pasar Bawah, sebuah pasar tertua di Pekanbaru yang saat ini dijadikan pasar wisata.  Di pasar ini, SBY berdialog dengan masyarakat, menyalami pedagang dan pengunjung, hingga sekedar berbelanja pakaian khas Melayu Riau.</p>
<p>Tidak sampai disitu saja, SBY juga menyempatkan diri makan bersama dengan masyarakat umum di rumah makan Pondok Patin HM Yunus. Tentu saja apa yang dilakukan capres ini membuat luluh hati rakyat yang selama lima tahun ini terabaikan.</p>
<p>Untuk memoles citra elit politik yang akan bertarung dalam Pilpres mendatang tidak segan-segan merogoh kocek dalam-dalam, terutama untuk beriklan di media massa. Bahkan, para capres ini berani menghabiskan dana ratusan miliar hanya satu tujuan, mendapat simpati dan citra positif dari rakyat pemilih.</p>
<p>Perang pencitraan ini sebenarnya telah dimulai sebelum penetapan capres dan cawapres di KPU. Pada masa kampanye kali ini, pasangan SBY-Boediono mencoba menampilkan citra elegan dan bersih. Sedangkan pasangan JK-Wiranto mencoba menampilkan citra pemimping yang mampu bekerja dengan cepat demi kesejahteraan rakyat.  Sementera pasangan Mega-Prabowo berusaha membentuk citra pro rakyat.</p>
<p>Salah satunya adalah dengan deklarasi di tumpukan sampah, Bantar Gebang.  Menurut Bernard Katz, citra adalah cara bagaimana pihak lain memandang sebuah perusahaan, seseorang, suatu komite, atau suatu aktivitas. Setiap perusahaan (termasuk publik figur) mempunyai citra sebanyak jumlah orang yang memandangnya.</p>
<p>Citra adalah tujuan utama, dan sekaligus merupakan reputasi dan prestasi yang hendak dicapai bagi dunia hubungan masyarakat.  Biasanya landasan citra itu berakar dari ‘nilai-nilai keperkacaan’ yang konkretnya diberikan secara individual, dan merupakan pandangan atau persepsi.  Semoga, hasil Pemilu Presiden mendatang, rakyat Indonesia benar-benar mendapatkan pemimpin yang betul-betul mampu memimpin bangsa ini. Bukan pemimpin yang hanya bagus karena pencitraan… Semoga</p>
Posted in Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/712/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/712/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/712/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/712/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/712/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/712/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/712/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/712/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/712/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/712/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=712&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/06/21/capres-dan-pencitraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ternyata Imunisasi Hanya 4 Jenis</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/03/23/ternyata-imunisasi-hanya-4-jenis/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/03/23/ternyata-imunisasi-hanya-4-jenis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 08:17:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang usianya yang keempat bulan, MA al-Muntashir, anakku, telah menjalani beberapa kali imunisasi. Bisa dibayangkan betapa menderitanya dia. Kata bidan dan petugas Posyandu, &#8216;Azzam- panggilan anakku- akan beberapa kali disuntik. Mencapai 12 kali suntik. Woooow.
Ternyata, seperti yang ditulis detikcom, Menteri Kesehatan RI, menyebutkan bayi hanya disuntik empat kali. Hanya empat kali suntik, bukan 12 kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=705&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menjelang usianya yang keempat bulan, MA al-Muntashir, anakku, telah menjalani beberapa kali imunisasi. Bisa dibayangkan betapa menderitanya dia. Kata bidan dan petugas Posyandu, &#8216;Azzam- panggilan anakku- akan beberapa kali disuntik. Mencapai 12 kali suntik. Woooow.</p>
<p>Ternyata, seperti yang ditulis detikcom, Menteri Kesehatan RI, menyebutkan bayi hanya disuntik empat kali. Hanya empat kali suntik, bukan 12 kali seperti yang dilakukan petugas Posyandu selama ini di lapangan. Keempat jenis vaksinasi tersebut hanya BCG, Polio, DPT, dan Campak. Lalu sisanya kemana? yang jelas masyarakat yang akan bingung.<span id="more-705"></span></p>
<p>Berikut saya kutipkan berita dari detikcom.</p>
<blockquote><p>Banyaknya jenis vaksinasi bagi balita (bayi lima tahun) membuat masyarakat bingung. Untuk mengatasi hal ini, Departemen Kesehatan telah menentukan hanya ada empat imunisasi dasar yang wajib dilakukan.</p>
<p>&#8220;Yaitu BCG, Polio, DPT, dan Campak,&#8221; kata Menteri Kesehatan Fadillah Supari usai acara Revitalisasi Program Bantuan Alat Kesehatan Balloon dan Stent Bagi Masyarakat, di RS Harapan Kita, Jl S. Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (23/3/2009).</p>
<p>Siti menjelaskan, keempat vaksinasi tersebut sudah teruji dari segi ilmu pengetahuan sehingga dibutuhkan bagi setiap manusia. Sedangkan vaksin jenis lainnya belum bisa dikategorikan suatu kebutuhan/keharusan.</p>
<p>&#8220;Kalau yang lain belum ada eviden casenya. Jadi  tergantung apakah perlu diberikan, harus diteliti dulu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Siti berjanji akan meninjau lebih lanjut mengenai jenis-jenis Imunisasi yang dibutuhkan. Menurut informasi yang dihimpun detikcom, terdapat belasan jenis vaksin yang beredar dilapangan. Selain keempat vaksin yang disebut pemerintah ada juga vaksin hepatitis B, pnemonia, vaksin infeksi telinga.</p></blockquote>
Posted in kesehatan, Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/705/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=705&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/03/23/ternyata-imunisasi-hanya-4-jenis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanggapan Tulisan &#8216;Ocu, Sebuah Perkenalan&#8217;</title>
		<link>http://kampungrison.wordpress.com/2009/03/13/701/</link>
		<comments>http://kampungrison.wordpress.com/2009/03/13/701/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 14:29:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jelprison</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungrison.wordpress.com/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 11 Maret 2009 pukul 23:05 wib, sebuah pesan masuk ke blog ini. Pesan dengan bahasa Ocu tersebut mengomentari tentang tulisan saya (tulisan tersebut ditulis ketika blog ini baru dibuat dan pernah dimuat di blog saya yang sebelumnya) tentang apa itu OCU dengan judul &#8216;Ocu, Sebuah Perkenalan&#8217;.
Argumen yang disampaikan oleh nickname ocuifan tersebut menarik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=701&subd=kampungrison&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada tanggal 11 Maret 2009 pukul 23:05 wib, sebuah pesan masuk ke blog ini. Pesan dengan bahasa Ocu tersebut mengomentari tentang tulisan saya (tulisan tersebut ditulis ketika blog ini baru dibuat dan pernah dimuat di blog saya yang sebelumnya) tentang apa itu OCU dengan judul &#8216;Ocu, Sebuah Perkenalan&#8217;.<span id="more-701"></span></p>
<p>Argumen yang disampaikan oleh nickname ocuifan tersebut menarik perhatian saya, terutama tentang sejarah masyarakat Kampar. Berikut saya lampirkan pendapat Ifan tentang Ocu. (maaf masih dalam bahasa asli Ocu).</p>
<p><ins datetime="2009-03-13T14:17:29+00:00">Kato kuncinya adalah bukti dan fakta sejarah. Siapo ajo bolio berargumen tentang asal muasal suku ocu iko. mo la wak mualai pambahasan ko jen bukti sejarah….suda tu bau pulo wak tanyo kan dek apo dan mangapo dek pontiong mambahas asal muasal suku ocu go. jen kato lain kalau suku ocu du minang anyuik….itu adolah pandapek….akan bisa ditemo bilo minang du adolah suku nan bakombang digunuong sobab dek ado hukuman adat (gadi buntiong dibuang ka utan ukan ka tompek ami..bilo ayah si jabang bayi indak jole). itu hukuman dai zaman hindu du le cu….TEMO LU DU YE…Agamo hindu manuik pelajaran sejarah SMP, inyo du Matrialineal….jadi budaya suku tuwun ka batino du ukan budaya minang tapi budaya hindu la doklunyo cu.</p>
<p>Kalau manuik pelajaran (ukan ceto dikodai do, sobob nang pandai mbuek ceto dikodai du kan kawan awak du juo)sejarah du dapek dipicayo, bilo disokong dek ilmu lain, baik dari suduik pandangan sosiologi, antropologi jen arkeologinyo gai.. banyak nan lain du le.<br />
Diantao peninggalan budaya nan ado kini adolah candi Muao takui nan lobio doklu masyarakatnyo berperadaban dibandiong jo kerajaan Pagaruyuong, sobab muao takui du paninggalan Sriwijaya sodangkan Pagaruyuong peradabannyo nan terkenal du maso majo paik bakuaso (baco baliok buku sejarah SMA wak komua). kalau nak lobio tenggi ngenek buka-buka juolah sajarah Minang du nan terkenal dikalangan panaliti BAKABA TAMBO ADAT ALAM MINANGKABAU, ep…jen sampai disitu ajo. nakyo dapek dek awak bahan bandingannyo baco pulo SULALAT AS-TSALATSIN. Bau la awak bisa baceto ngenek.</p>
<p>Bekas sungai nan menjadi fokus ceto dalam prasasti KEDUKAN BUKIK du..Kampar kanan jen Kiri…lotaknyo pas katiko wak maadok ka minang maimbau du…(Tengok Tangan Kanan ocu du..dimano kanan dan mano pulo kiri)</p>
<p>Suda tu cu….nan akrab ditalingo awak cu..nan mempunyai pola migrasi Merantau du..kan minang ye cu?…tu la diakui di ughang sajagat go cu…dan uwang minang du bangga nyo maantau (baco Buku Muchtar Naim uaghang minang juo)….jadi…kalau la inyo maghantau…oso sumbang atau kok ndak kan salah lo pulo inyo cu..bilo maghaso bakuaso pulo dinagoghi Kampar go..jen baliok lo awak le ka zaman penjajahan. ola la sadektu derita bangsa go..manjaja wak nomo du ye cu???.<br />
Ado kutipan dai ceto ocu nan diate go ngenek “karena budaya, adat istiadat, bahasa, struktur pemerintahan, hingga gaya bangunan agak memiliki kemiripan dengan budaya Sumatera Barat” itu parolu diluruskan du cu..budaya mano nan mirip du…malu la ngenek kalau pasukuan ka batino du dianggap dek wang minang budaya inyo…Hindu du banyak nan matrialiniel</p>
<p>tolong tukuok nan kughang ye cu…kughangi nan talobio</ins></p>
Posted in Sosial  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungrison.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungrison.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungrison.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungrison.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungrison.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungrison.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungrison.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungrison.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungrison.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungrison.wordpress.com/701/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungrison.wordpress.com&blog=4348229&post=701&subd=kampungrison&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungrison.wordpress.com/2009/03/13/701/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/14d725e49310f68fc1031fab694bb71d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">jelprison</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>