Pilkada Riau


Karut marut pelaksanaan Pemilukada Pekanbaru seolah tak ada ujungnya. Kini, KPU Pekanbaru membuat keputusan yang mengejutkan. Keputusan yang dinilai tidak populer dan mengkhawatirkan banyak pihak. (lebih…)

PEKANBARU – Terpilihnya HR Mambang Mit sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau, ternyata membuat Partai Golkar merasa ditinggalkan Wakil Gubernur Riau tersebut. Mambang Mit hanya memakai ‘perahu’ Golkar untuk kepentingan politiknya. Setelah sampai tujuan, Partai Golkar ditinggalkan.
(lebih…)

Tanggal 28 Oktober 1928 merupakan tanggal bersejarah bagi bahasa Indonesia yang saat itu diresmikan menjadi bahasa negara dan menjadi bahasa persatuan dari sekian ratus bahasa daerah.

Namun, seperti apakah yang dinamakan bahasa Indonesia itu? Orang mengenalnya sebagai bahasa Melayu yang dimodifikasi, lalu dicampur dengan bahasa-bahasa serapan dari berbagai daerah dan dari bahasa asing, kemudian dibakukan. (lebih…)

Inilah hasil rekaman pemerasan yang dilakukan kajari ratmadi saptondo, kepala kejaksaan negeri (kajari) tilamuta, kabupaten boalemo, gorontalo yang sempat menghebohkan. Ratmadi saptondo melakukan pemerasan terhadap bupati boalemo iwan bokings melalui staf bupatinya subandrio. Diduga rekaman ini disebarkan oleh subandrio.

Saya ngga mau

Bupati kalau mao nganter, nganter sendiri kesaya.

Kalau bupati nggak mao nganter, saya ga mao terima.

Biarin saja apa adanya

Kasih tahu ke pak iwan,

Saya perang saja sekarang

Nggak dikasih uang juga nggak apa-apa.

Saya bongkar semua kasusnya nanti.

Saya buat team sendiri nih,

Saya buat team malam ini dah..

Saya bongkar semuanya aja dah

Biar masuk semua masuk baru tahu siapa saya.

Saya jengkel bener loh,

Apa sih handoyo datang bawa-bawa duit segitu?

Kan menghina saya itu.

Paling ngasih 15 juta. Buat proyeknya miliar-miliaran.

Handoyo kalau ngasih saya di bawah 50.

Saya nggak akan terima dia. Kasih tahu dia.

Saya dijanjiin dia 50 juta.

Dia ngomong sendiri.

Kalau dia mau ngasih 20.

Ngak usah temuin saya.

Saya tangkap dia nanti.

Saya tersinggung banget. Herman ngasihnya 2 juta.

Saya itu dikasih duit nomor 2 silahrurahmi

Kamu liat muka saya. Saya kerasnya setengah mati pak.

Saya orangnya takut sama tuhan.

Cuman di balik kerasnya saya orangnya baik.

Cuman saya jangan di, kayak apa yah.

Saya keras dikit itu saya ngga mau, saya kajari ko.

Suban, suban kan tau sifat saya, saya kerasnya setengah mati

Saya mau kenal sama rahman sama suban tapi

Saya juga punya harga diri dong.

Masa polisi dapat semua, dari kapolda semua proyek dapat.

Kita tidak diikut-ikutkan. Sudah ribut-ribut baru dikasih. Uhh saya ngga mau begitu.

Kasih tau pak iwan. Perang saya sekarang sama pemda

Saya tidak akan datang menghadiri acara atau,

Kasih tahu semua ke bupati.

Biar pak iwan tahu, biar pak iwan minta maaf ke saya, lewat anak buahnya itu.

Saya nggak mau sekarang saya tidak akan datang pada acara apapun dari pemda.

Mau dia cancel mau dia pesen silahkan terima.

Saya tidak ada urusan lagi sama pak iwan.

Kalo misalnya pak iwan ngasih.

Kartu lebaran sedikitpun, tapi sekarang ga ada cerita.

Dia kalo cuman ngasih 20, ga usah ngasih sekalian, ngga ada guna bagi saya.

Jangan baik sama polisi. Kejaksaan lebih hebat geberakannya dari polisi kalau soal korupsi. Kita lebih pintar dari polisi. Polisi itu bodoh semua.

Kapolres juga ga ada apa-apanya kok, bagi saya ilmunya kok.

Karna yang memang mereka itu apa, bukan dibagian hukum, mereka itu hanya kekerasan dia itu perkara-perkara pencurian di tetangga.

Kalo spesial korupsi, kita yang punya sepsialisasi itu, itu tinggal berikan aja ketua kpk ke notaris jaksa itu ko.

Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Riau, tinggal beberapa hari lagi. Kamis (18/9) kampanye ketiga pasangan calon resmi ditutup. Penutupan masa kampanye ditandai dengan debat kandidat ketiga pasangan di Metro TV secara Live, Kamis malam.

Ketika pasangan calon tersebut adalah Chaidir-Suryadi Khusaini (CS) dengan nomor urut 1, pasangan Rusli Zainal – Raja Mambang Mit (RZ-MM) di nomor urut 2, dan pasangan Raja Thamsir Rachman-Taufan Andoso Yakin (Tampan) di nomor urut 3.

Dalam Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang dilangsungkan Senin 22 September ini, Chaidir yang mantan Ketua DPRD Riau bersama Suryadi Khusaini yang juga mantan wakil Ketua DPRD Riau diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Bulan Bintang (PBB), PKNU serta didukung PKS.

RZ-MM yang sebelumnya perupakan Gubernur Riau dan Sekda Provinsi Riau diusung oleh Partai Golkar, PPP, PBR dan PKB. Serta Tampan yang merupakan Bupati Indragiri Hulu dan Ketua Fraksi PAN DPRD Riau diusung oleh Partai Demokrat, PAN, PDS PDK dan Partai Buruh dan sejumlah partai gurem.

Kemarin, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis bahwa pasangan RZ-MM yang merupakan pasangan incumbent berada diperingkat atas, dalam survei LSI. Disusul pasangan Tampan dan CS. Akan tetapi iklan LSI pimpinan Denny JA ini tidak menyebutkan berapa persen unggul RZ-MM atas kedua calon lainnya.

Memang selama ini LSI Denny JA selalu mengeluarkan hasil survei ‘kontroversi’. Banyak yang berpendapat bahwa hasil survei LSI tidak begitu objektif walau telah meraih 7 Rekor MURI.

Masih ada 3 hari lagi bagi warga Riau untuk menjatuhkan pilihannya kepada salah satu pasangan calon. Lalu siapa yang akan memenangkan pertarung Pilkada Riau? kita tunggu saja 22 September.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.