Filsafat menurut:

  • Plato: pengetahuan yang berminat mencapai pengetahuan kebenaran yang asli
  • Francis Bacon: Induk agung dari ilmu-ilmu, dan filsafat menangani semua pengetahuan sebagai bidangnya
  • Al Farabi: ilmu tentang alam maujud bagaimana hakikat sebenarnya
  • Rene Descrates: kumpulan segala pengetahuan dimana Tuhan, alam dan manusia menjadi pokok penyelidikan
  • Immanuel Khan: ilmu yang menjadi pokok pangkal dari segala pengetahuan

Antara agama, filsafat dan ilmu pengetahuan memiliki hubungan yang erat. Seperti halnya agama yang juga memperbincangkan hal-hal yang tidak dapat diselesaikan oleh ilmu pengetahuan, akan tetapi seperti ilmu pengetahuan, ia menggunakan akal manusia lepas dari kekuasaan adat maupun kitab. Semua pengetahuan yang telah nyata dan pasti dapat disebutkan ilmu pengetahuan semua pasti termasuk dalam agama. Hampir semua masalah yang diperbincangkan oleh filsafat adalah masalah yang tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan, dan jawaban oleh ilmu agama telah tidak lagi memuaskan.

Hubungan antara Ilmu Pengetahuan, filsafat dan agama yaitu, mempunyai hubungan yang terkait dan reflektif dengan manusia, karena ketiganya tidak ada tiga alat dan tenaga utama yang berada di dalam diri manusia. Tiga alat dantenaga utama manusia adalah akal pikir rasa dan keyakinan sehingga dengan ketiga hal ini manusia dapat mencapai kebahagiaan bagi dirinya.

Filsafat dan ilmu pengetahuan dapat bergerak dan berkembang berkat akal pikiran manusia. Agama dapat bergerak dan berkembang berkat adanya keyakinan.

Perbedaan antara ilmu, filsafat, dan agama:

  • Ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan mengenai sesuatu kenyataan yang tersusun sistematis, dari usaha manusia yang dilakukan dengan penyelidikan, pengalaman dan percobaan-percobaan, yang kemudian diolah dengan pikiran. Maka ilmu pengetahuan selalu siap untuk diuji lagi kebenarannya. Jadi kebenaran ilmu pengetahuan tetap diakui sebagai benar sampai ada pembuktian dengan bukti yang lebih kuat.
  • Filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang non empirik dan non eksperimental, diperoleh manusia melalu usahanya dengan pikirannya yang mendalam. Mengenai objeknya materialnya, tidak ada perbedaan dengan ilmu pengetahuan yakni apa saja (semua objek) adapun yang berbeda adalah mengenai objek formalnya. Objek formal dari filsafat ialah mengenai sesuatu yang menyangkut sifat dasar, arti, nilai dan hakikat dari sesuatu. Jadi bukan sesuatu yang dapat dijangkau dengan indra dan percobaan, tapi dengan pemikiran yang mendalam, logis dan rasional.
  • Agama: agama adalah kebenaran yang bersumber dari wahyu Tuhan mengenai berbagai hak kehidupan manusia dan lingkungannya. Jadi kebenaran agama bukan merupakan hasil usaha manusia, karena manusia hanya menerima begitu saja kebenaran dari Tuhan.

Indikator seseorang dapat dikatakan berfikir filsafat apabila telah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  • harus sistematis
  • harus konsepsional
  • harus koheren
  • harus rasional
  • harus sinoptik
  • logis
  • tidak apriori
  • harus mengarah pada pandangan dunia

selain itu juga disebutkan ciri-ciri pemikiran filsafat:

  • tidak faktual
  • bersangkutan dengan nilai
  • berkaitan dengan arti
  • implikatif

Filsafat Klasik

Filsafat Klasik adalah filsafah yang dibangun mampu menguasai sistem pengetahun alam pikiran Barat sampai kira-kra selama 2 ribu tahun. Para filsuf klasik muncul berusaha untuk membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan yang pada saat itu mengalami pendangkalan dan melemahnya tanggungjawab manusia karena pengaruh negatif dari filsuf aliran sofisme. Adapun yang dimaksud para filosuf yang termasuk dalam filsafat klasik adalah Socrates, Plato, Aristoteles.

Ciri-ciri pemikiran filsafat modern antara lain ingin menghidupkan kembali rasionalisme keilmuan subyektivitas (individualisme), humanisme, dan lepas dari pengaruh atau dominasi agama (gereja)

Aliran filsafat abad modern: Rasionalisme (Rene Descrates), Empirisme (Francis Bacon), dan Kriticisme (Immanuel Kant).

Aliran-aliran filsafat modern pada pokoknya adalah ketiga hal di atas, tapi pada abad ke 20 muncul berbagai aliran Idealisme, Positivisme, Evolusionisme, materialisme, Neo Kantianisme, Pragmatisme, filsafat hidup, Fenomenologi, Eksistensialisme, Neo Thomisme,

Filsafat Islam:

Filsafat Islam lahir jauh sebelum munculnya filsafat Barat, karena kelahirannya adalah setelah dan mengadopsi filsafat Yunani. Filsafat ini tidak meninggalkan ajaran-ajaran agama Islam, dan banyak mengkaji ajaran agama Islam. Filsafata Islam ini disebut juga dengan filsafat Arab karena tokoh-tokohnya merupakan para ,muslim baik yang lahir di Arab maupuin yang berasal dari Arab tapi hidup di wilayah Barat.

Filsafat ini muncul selama 15 abad (5-7). Atau sekitara masa pemerintahan Harun Rasyid (786 M), karena pada masa itu banyak buku-buku ilmu pengetahuan Yunanidi diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, seperti bidang kedokteran.

Sehingga pada saat itu kegiatan filsafat mempengaruhi masalah ketauhitan, karena para ulama mnggunakan metode rasional dalam menyelesaikan soal-soal ketauhitan.

Filsafat Indonesia:

Filsafat Indonesia adalah pemikiran yang diperuntukkan dalam atau sebagai landasan hidup bangsa Indonesia.

Filsafat ini merupakan sebutan umum untuk tradisi kefilsafatan yang dilakukan oleh penduduk yang mendiami wilayah yang belakangan disebut Indonesia.

Filsafat Indonesia berasal dari sebuah buku yang ditulis oleh M Nasron, seorang Guru Besar Luar Biasa bidang Filsafat UI, yang didalamnya ia menelusuri unsur-unsur filosofis dakan kebudayaan Indonesia.

Yang dimaksud dengan pemikiran filsafat Indonesia adalah suatu pemikiran filsafat yang diperuntukkan dalam atau sebagai landasaran hidup bangsa Indonesia.

About these ads