Pesta demokrasi di Indonesia, tinggal beberapa beberapa bulan lagi. Sejak beberapa waktu lalu, di seluruh nusantara, di setiap sudut kota hingga desa telah dipenuhi oleh spanduk-spanduk, baliho-baliho milik calon legislati (caleg). Tujuannya satu, agar terpilih menjadi anggota DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD Kabupaten/ kota.

Pemilihan Umum, memang menarik untuk dibicarakan. Ada yang menanggapinya dengan skeptis dan ada yang menanggapinya dengan penuh harapan kepada calon wakil rakyatnya semoga bisa membawa perubahan-perubahan.

Menarik dibicarakan adalah sang caleg agar terpilih menjadi anggota legislatif akan melakukan berbagai upaya, bahkan rela mengeluarkan dana yang besar seperti untuk mencetak property-properti pendukung, sosialisasi, ‘uang kopi’, bantuan proposal warga.

Sebenarnya jika para celeg tersebut menyadari, dirinya tidak perlu mengeluarkan dana yang besar untuk berhasil terpilih menjadi legislator, yaitu melakukan pendekatan terhadap masyarakat sejak lama dan terus menjaga silaturrahmi.

Lalu bagaimana jika anda baru menjadi caleg dan belum sempat ‘berkampanye’? berikut trik dan tips agar terpilih menjadi anggota Legislatif pada Pemilu 2009 mendatang.

  • Ketahui Data Pemilih

Yang pertama-tama anda lakukan adalah mengetahui jumlah pemilih di daerah pemilihan, seperti berapa jumlah pemilih beserta klasifikasinya. Selanjutnya anda membuat target berapa persen suara yang mesti diraih di setiap TPS.

  • Lakukan sosialisasi melalui door to door.

Sistem ini sebenarnya dinilai ampuh untuk mendapatkan popularitas dalam sekejap, namun tidak begitu efektif karena membutuhkan waktu yang relatif lama sebab mesti mendatangi setiap masayarakat untuk meminta dukungan suara.

  • Hadir di setiap kegiatan masyarakat.

Siapa pun anda, apa pun profesi yang anda lakoni tidak akan berarti apa-apa tanpa masyarakat banyak. Artinya, anda membutuhkan masyarakat untuk duduk menjadi anggota DPRD. Caranya adalah anda mesti aktif di setiap kegiatan kemasyarakatan.

  • Sering Berkumpul

Cara ini memang membuat tebal muka bagi anda yang selama ini tidak pernah bergaul dengan lingkungan sendiri atau di tempat calon suara anda. Akan tetapi anda mesti tetap melakoninya sehingga target-target mengenali identitas anda sebagai caleg.

  • Menghafal ayat-ayat dan hadist

Jika anda menjadi calon orang besar hingga terpilih menjadi wakil rakyat, anda mesti siap-siap tampil di depan umum, baik dalam acara-acara rapat, seremonial hingga acara keagamaan seperti khutbah Jumat dan pidato di hari keagamaan. Jika tidak memiliki stok hadist dan stok ayat-ayat Al- Quran, maka dipastikan anda akan kewalahan karena diminta menjadi khotib shalat Jumat.

  • Datangi Acara Kematian

Ketika di wilayah anda ada warga yang meninggal dunia, yang harus anda lakukan adalah ikut berempaty terhadap keluarga yang kemalangan. Kalau perlu anda ikut mengangkat keranda jenazah dan ikut menshalatkan (bagi yang muslim) agar terlihat bersahaja dengan masyarakat.

  • Ikut Berkurban

Mumpung dalam waktu dekat akan dilaksanakan ibadah Qurban (kurban), yaitu penyembelihan hewan Qurban, anda mesti ikut dalam berkurban. Anda bisa berkongsi dengan beberapa warga lain atau caleg lain, atau anda berkurban sendiri satu ekor hewan qurban.

  • Ikut Shalat Subuh bersama warga

Jika selama ini anda jarang atau tidak pernah melakukan shalat subuh di masjid-masjid, kali ini cobalah berniat untuk bangun subuh dan langkahkan kaki anda menuju masjid. Walau terlihat ‘munafik’ tapi orang akan mengenal anda. “Tumben shalat subuh di masjid. Pasti ada maunya” mungkin itu kata warga.

  • Cetak Kartu nama, spanduk, baliho, stiker dan baju.

Walau akan mengeluarkan dana yang tidak sedikit, namun untuk mencapai sesuatu tujuan anda mesti sedikit berkorban. Setelah anda mencetak kartu nama caleg anda, atau spanduk, baliho, stiker dan baju anda mesti menyebarkannya. Tempelkan stiker-stiker di setiap rumah-rumah, pos satpam komplek, pohon-pohon, dinding, kalau perlu tempelkan di sekolah-sekolah, kampus atau kantor polisi.

  • Bentuk tim sukses

Tim sukses ini dibentuk bertujuan untuk bekerja mengidentifikasi data pemilih, menempelkan stiker dan membagikan kartu nama dan baju bergambar wajah anda. Selain itu tim ini bekerja sebagai pembentuk imej bagi anda di mata masyarakat.

  • Sering-sering beri bantuan masyarakat.

Jika anda diminta bantuan dana oleh masyarakat anda jangan sesekali menolaknya. Sekali anda menolak maka imej sebagai orang pelit akan menempel di diri anda. Resikonya tentu warga akan meninggalkan anda sebagai caleg dan tidak memberikan suaranya.

  • Sering-sering keluar di televisi dan Koran.

Jika anda ingin dilirik calon pemilih salah satu caranya adalah anda mesti populer di mata masyarakat. Yang mesti anda lakukan adalah sering-sering muncul di televisi dan Koran-koran, namun bukan muncul sebagai terdakwa pencurian atau penipuan.

  • SMS dan email

Cara ini memang agak ekstrim. Anda mesti sering-sering berkomunikasi dengan banyak orang. Jika komunikasi terputus maka orang akan lupa kepada anda. Salah satu caranya adalah berkampanye melalui SMS atau email. Jika ada yang SMS anda mesti membalasnya dan jangan lupa tulis kalau anda caleg. Contoh. “Nanti saya datang ke tempat anda. Tertanda Si Anu (Caleg Partai Anu, Dapil I nomor urut 5) jangan lupa coblos ya.

  • Manfaatkan Keluarga

Jika ingin mengirit dana sosialisasi maka anda mesti memanfaatkan keluarga sebagai tim sukses.

Semoga tips di atas bermanfaat bagi anda. Semoga terpilih walau melalui jalan munafik.

About these ads