Hari-hari ini kiprah para tokoh Partai Golkar menyedot perhatian publik politik. Fokus sorotan tertuju pada tiga figur antara lain Surya Paloh, Aburizal Bakrie, dan Hutomo Mandala Putra Soeharto yang bakal bertarung dalam Munas 4 Oktober di Pekanbaru. Bagaimana peluang Paloh yang dikenal sebagai tokoh pers nasional?

Publik mencatat bahwa Paloh adalah sosok yang tumbuh besar dalam dunia pers dan bisnis. Karir bisnisnya dimulai dari usaha katering, kemudian bisnis media dan bisnis perhotelan. “Karir Surya Paloh relatif mencorong sebagai tokoh pers nasional. Ia adalah sosok yang mempelopori judicial review di zaman Orde Baru untuk melawan belenggu terhadap pers,” kata pengamat politik Fachry Ali. (lagi…)

Gempa kembali menggunca Indonesia. Kali ini melanda Provinsi Sumatera Barat yang terjadi pada Rabu (30/9) pukul 17:16:10 dengan kekuatan 7,9 SR di 0.797°S, 99.925°E yang berpusat di 57 km Pariaman. Gempa ini memiliki kedalaman 85 km (52,8 mil) yang terasa hingga Sumatara Utara, Riau, Jambi dan Malaysia. Namun BMG merilis kekuatan gempa hanya 7,6 SR di lokasi 0.84 Lintan Selatan dan 99.65 Bujur Timur.

Akibat kuatnya goncangan sejumlah bangunan di Pariaman dikabarkan mengalami roboh dan terbakar. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan Tsunami yang diberikan kepada Indonesia, Indonesia, Thailan, dan Malaysia.

Di Pekanbaru, sebagian besar masyarakat berhamburan melarikan diri ke luar rumah. pengunjung mal dan hotel di Pekanbaru juga berusaha menyelamatkan diri. Bahkan hubungan telekomunikasi dan internet di Pekanbaru sempat mengalami gangguan beberapa saat.

Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar akan diselenggarakan dalam waktu dekat di Pekanbaru, Riau tanggal 4-7 Oktober mendatang. Ada banyak hal menarik yang bisa diikuti dalam perebutkan kekuasaan tertinggi partai beringin tersebut. Sejak awal proses pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut memang sudah layaknya pemilihan presiden, maklum jabatan Ketua Umum merupakan bisa mempengaruhi arah perpolitikan dan kebijakan pemerintah. (lagi…)

kampung-rison1Sebanyak 54 dari 55 orang anggota DPRD Provinsi Riau periode 2004-2009 belum mengembalikan mobil dinas yang mereka pakai selama hampir lima tahun ketika menjadi wakil rakyat. Padahal, semestinya mobil dinas tersebut mesti dikembalikan ketika pelantikan wakil rakyat yang baru tanggal 6 September 2009 lalu.

Ada semacam kesengajaan yang dilakukan oleh mantan wakil rakyat tersebut untuk tidak mengembalikan mobil dinas. Mereka masih menunda-nunda mengembalikan mobil dinas hingga masa pakai mencapai 5 tahun. Jika telah lima tahun pakai maka mobil yang dibeli dengan menggunakan uang rakyat tersebut mesti dilelang, jika demikian maka kemungkinan besar mantan anggota dewan tersebut akan berpeluang memiliki mobil tersebut.
(lagi…)

kampung-rison1Pendaratan di Bulan—yang pertama dilakukan oleh astronot Amerika Serikat, Neil Armstrong, 20 Juli 1969—telah dicatat dalam sejarah sebagai salah satu pencapaian paling besar dari umat manusia. Namun, kini, setiap kali orang ingin merayakannya, berseliweran artikel yang melecehkannya. Kini memang dikenal istilah ”kontroversi pendaratan di Bulan”, atau malah ”The Great Moon Hoax” atau ”Kebohongan Bulan yang Hebat”.

Menurut Dr Tony Phillips, seorang pendidik sains, di situs Science@NASA, semua bermula ketika stasiun televisi Fox menayangkan program TV berjudul Conspiracy Theory: Did We Land on the Moon?, 15 Juli 2001. Sosok yang tampil dalam tayangan itu menyatakan bahwa teknologi Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) pada tahun 1960-an belum mampu untuk mewujudkan misi pendaratan di Bulan yang sesungguhnya. Namun, karena tidak ingin kalah dalam lomba ruang angkasa dalam konteks Perang Dingin, NASA lalu menghidupkan Program Apollo di studio film. (lagi…)

Suku Sakai Masih Tertinggal

Masyarakat suku Sakai yang terus terdesak pembangunan dan masih terus tertinggal, disebabkan karena kebijakan pemerintah yang tidak memihak pemerintahan lokal.

Hal tersebut disampaikan Sosiolog Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Husni Thamrin MSi, kepada satuRiau.com, Kamis (25/6/09) di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru, di sela acara Pertemuan Memartabatkan Tamaddun Melayu Serumpun III yang diselenggarakan oleh Tenas Effendy Foundation. (lagi…)

Dalam kurun waktu 20 tahun telah terjadi perubahan besar-besaran terhadap budaya Sakai, salah satu suku asli di Provinsi Riau. Perubahan tersebut terjadi terhadap budaya berpakaian, bahasa dan hingga kesenian. (lagi…)

Berbagai cara yang dilakukan calon presiden dan wakil presiden untuk membentuk citra positif di mata rakyat Indonesia menjelang Pemilu Presiden tanggal 8 Juli mendatang. Mulai dari memasang iklan di media massa, membuat survei politik, hingga berdialog secara langsung dengan masyarakat bawah. (lagi…)

Menjelang usianya yang keempat bulan, MA al-Muntashir, anakku, telah menjalani beberapa kali imunisasi. Bisa dibayangkan betapa menderitanya dia. Kata bidan dan petugas Posyandu, ‘Azzam- panggilan anakku- akan beberapa kali disuntik. Mencapai 12 kali suntik. Woooow.

Ternyata, seperti yang ditulis detikcom, Menteri Kesehatan RI, menyebutkan bayi hanya disuntik empat kali. Hanya empat kali suntik, bukan 12 kali seperti yang dilakukan petugas Posyandu selama ini di lapangan. Keempat jenis vaksinasi tersebut hanya BCG, Polio, DPT, dan Campak. Lalu sisanya kemana? yang jelas masyarakat yang akan bingung. (lagi…)

Pada tanggal 11 Maret 2009 pukul 23:05 wib, sebuah pesan masuk ke blog ini. Pesan dengan bahasa Ocu tersebut mengomentari tentang tulisan saya (tulisan tersebut ditulis ketika blog ini baru dibuat dan pernah dimuat di blog saya yang sebelumnya) tentang apa itu OCU dengan judul ‘Ocu, Sebuah Perkenalan’. (lagi…)

Halaman Berikutnya »